Beli Emas Antam Kena Pajak, Voucher Jadi Pilihan

Kini beli emas batangan di ANTAM kena pajak. Bagaimana kalau Anda beralih pada investasi emas voucher? Mari kenali dulu peluang keuntungan dan cara membelinya.

Baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan pemberlakuan pajak untuk setiap pembelian emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/0.10/1017,setiap pembelian emas batangan di ANTAM akan dipungut PPh Pasal 22 oleh badan usaha penjualnya. Untuk pembeli yang memiliki NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak) dikenakan 0,45% dan untuk yang tidak memiliki NPWP dikenakan 0,9%.

Ketentuan baru ini sudah dimulai sejak 2 Oktober 2017. Tentu saja, bikin Anda yang ingin berinvestasi emas batangan jadi berpikir ulang.

Meski begitu, investasi emas bagi masyarakat Indonesia masih tetap jadi favorit. Alasannya klasik, karena investasi emas mudah dilakukan tanpa mesti punya keahlian. Untungnya, jenis investasi emas beragam macam. Tak hanya dalam bentuk batangan atau perhiasan.

Pernah dengar tentang emas dalam bentuk voucher? Jika ingin menghindari kena pajak dengan membeli logam mulia batangan, investasi emas voucher bisa jadi pilihan yang menarik.

Mengenal Investasi Emas Voucher

Metode investasi emas voucher memang terbilang cukup baru sehingga tak banyak orang yang mengetahuinya.

Emas voucher merupakan sebuah cara baru untuk Anda berinvestasi emas murni UBS 999.9 dengan cara membeli emas dalam bentuk voucher. Sama halnya dengan voucher pulsa, voucher emas juga dapat di top up sesuai dengan pilihan jumlah nominal yang disediakan oleh penjual.

Nantinya, Anda bisa menukar voucher tersebut dengan emas batang apabila nilainya telah mencapai batas jumlah yang disepakati.

Keuntungan Berinvestasi Emas Voucher

Investasi emas voucher menawarkan tiga keuntungan yang tidak dimiliki oleh jenis investasi emas lainnya, yaitu:

1. Bisa Dicicil

Emas voucher mengusung sistem bersahabat yangramah kantong.Anda bisa mencicil membeli voucher emas sesuai dengan budget yang dimiliki saat ini. Misalnya, harga per 1 gram emas murni saat ini Rp570 ribu dan Anda berencana untuk membeli 10 gram emas dengan total Rp5.7 juta. Anda bisa mencicilnya menjadi beberapa kali dengan cukup melakukan top up voucher.

Voucher emas biasanya tersedia mulai dari nominal Rp50 ribu, Rp100 ribu, Rp200 ribu, hingga Rp500 ribu. Anda bisa menambah saldo sedikit demi sedikit sampai jumlahnya mencukupi total yang diinginkan. Bisa dibilang, sistem ini sangat menguntungkan bagi Anda yang memiliki keterbatasan dana karena jumlah nominalnya tidak akan memberatkan keuangan.

2. Tak Ada Expired

Emas voucher tidak ada masa kadaluwarsa. Jika Anda tidak ingin langsung menukarnya saat nominal sudah mencapai total yang diinginkan, Anda bisa menyimpan dan top upvoucher kembali.

Baca juga: Strategi Investasi Emas Untuk Pemula

Dengan begitu, secara tidak langsung Anda diberikan waktu yang fleksibel untuk mengolah investasi Anda. Anda bisa menyimpan voucher sesuai kebutuhan atau mencairkannya kapanpun perlu dana.

3. Tempat Penyimpanan Aman

Salah satu kekurangan investasi emas adalah tempat penyimpanan yang aman. Saat Anda membeli perhiasan, emas batangan, hingga logam mulia, di mana Anda akan meletakkannya?

Brankas penyimpanan selalu menjadi kendala saat berinvestasi emas. Dengan emas voucher, Anda tidak perlu khawatir lagi mencari tempat penyimpanan yang aman seperti brankas atau mengeluarkan dana untuk menyewa tempat penyimpanan di bank.

Emas voucher otomatis akan tersimpan di tempat Anda membelinya, sebelum dicairkan dalam bentuk fisik. Jadi, sudah pasti terjamin keamanannya dan tidak akan hilang.

Cara Membeli Emas Voucher

Tidak ada persyaratan khusus jika Anda ingin membeli emas voucher ini. Syaratnya hanya Anda merupakan WNI yang sudah berumur minimal 18 tahun atau sudah memiliki KTP dan maksimal 99 tahun.

Yang perlu Anda perhatikan hanya dua hal berikut:

1. Pilih Penjual yang Aman

Emas voucher bisa didapatkan dengan cara membelinya secara online melalui marketplace yang menyediakan fitur jual beli emas seperti Bukalapak dan Tokopedia. Anda juga bisa membelinya melalui situs terpercayadengan tiga langkah mudah: isi formulir aplikasi, transfer dana pembelianvoucher sesuai email yang diterima, lalu konfirmasi tanda bukti pembelian yang sah di website-nya.

2. Biaya Tambahan dan Denda

Anda hanya dikenakan biaya administrasi saja sebesar 10% untuk setiap pembelian. Misalkan saja Anda akan membeli atau melakukan topup voucher emas dengan nominal Rp500 ribu, maka total biaya yang harus Anda bayarkan adalah Rp550 ribu [Rp500.000 + (10% x Rp500.000)]

Tidak ada denda apapun yang berlaku karena emas voucher ini sifatnya tidak mengikat atau mengharuskan Anda mencicil dengan jumlah dan tanggal tertentu.

Baca juga: Perbandingan Emas Voucher dan Emas Batangan

Apakah Anda sekarang sudah mantap ingin berinvestasi emas voucher? Semoga dengan adanya informasi di atas bisa membantu Anda dalam memilih jenis investasi yang tepat untuk masa depan nanti.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama