4 Cara Kenali Investasi Bodong

​Sedang marak pemberitaan tentang investasi bodong. Bagaimana caranya mengenali instasi ilegal ini? Simak dan pahami agar tidak salah langkah dalam menanamkan modal.

Investasi masih jadi salah satu alat untuk menambah pundi-pundi kekayaan dan modal seseorang. Apalagi, sekarang zaman semakin modern sehingga memudahkan cara dalam berinvestasi. Akan tetapi, ternyata, masih banyak orang yang tertipu dengan praktik investasi ilegal.

Terdapat berbagai macam bentuk investasi legal yang tumbuh di kalangan masyarakat. Mulai dari deposito, emas, properti, hingga jenis lainnya yang, bahkan, mendapat jaminan pemerintah.

Yang membuat masyarakat mudah tertipu ialah, tentu saja iming-iming keuntungan yang diperoleh dari investasi tersebut sangat menggiurkan.

"Sampai sekarang OJK dan Satgas Waspada Investasi akan terus mengejar dan menutup kegiatan investasi ilegal ini. Selama 2017 sudah 19 perusahaan yang kita temukan dan kita tutup," kata Tongham L Tobing, Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK dan Ketua Satgas Waspada Investasi.

Agar tidak mudah terhasut, mau tidak mau, Anda pun perlu untuk mengetahui seluk beluk investasi ilegal.

Enam Perusahaan yang Dilarang OJK

Maret lalu, Satgas Waspada Investasi OJK telah menghentikan enam kegiatan perhimpunan dana masyarakat atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin dari otoritas manapun.

Baca juga: OJK Launching Reksa Dana Baru, Kenali Keuntungannya

Enam entitas tersebut yaitu: Starfive2u.com, PT Alkifal Property, Groupmatic170, EA Veow, FX Magnet Profit, dan Koperasi Serba Usaha Agro Cassava Nusantara di Cicurug, Sukabumi, yang juga dikenal dengan Agro Investy.

Ada baiknya, Anda menyimak model operasi keenam perusahaan tersebut untuk mengetahui pola investasi ilegal.

1. Starfive2u.com

Star Five 2U merupakan platform apps yang dibuat oleh kelompok trader. Terdiri dari lima orang pakar Trading Forex, yaitu: Kamaruddin FX, Muhammad Abduh, Andika Hermawan, Agus Prananda, dan ER. Wijaya.

StarFive2U.com melakukan penawaran pengelolaan dana investor dengan cara melakukan kegiatan komoditas, trading valas, dan crypto currency sejak tahun 2014.

Kelompok ini menjanjikan keuntungan 5% per hari, selama 20 hari, sejak akun member diaktifkan. Itu pun diluar komisi dari trader yakni sebesar 1.5% - 2% per hari.

Yang mencurigakan, domisili dari kegiatan tidak diketahui dan juga tidak ada pengurus atau penanggung jawab aktivitasnya.

2. PT Alkifal Property

PT Alkifal Property menawarkan program kepemilikan rumah tanpa harus melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Caranya dengan klaim menghindari riba.

Namun, domisili perusahaan ini tidak jelas, begitu pula dengan aktivitas usahanya yang tertutup dan tidak detil. Alamat website tidak diketahui, serta tidak ada susunan kepengurusan atau penanggung jawab.

3. Groupmatic170

Anda hanya perlu modal Rp500 ribu untuk bergabung dengan investasi grup ini. Modal paling besar yang ditanamkan sebesar Rp100 juta. Dari uang tersebut, keuntungan yang ditawarkan adalah 70% per 15 hari.

Faktanya, domisili kegiatan tidak diketahui, alamat website tidak diketahui, dan tidak ada penanggung jawab.

4. EA Veow

Perusahaan ini melakukan penawaran jasa kegiatan trading tanpa memiliki izin dari instansi terkait. Satgas Invstasi tidak menemui domisili kegiatan, alamat website, dan kepengurusan atau penanggung jawab.

5. FX Magnet Profit

Tawaran yang bakal Anda terima, sangat menggiurkan! Cukup dengan menyetorkan Rp500 ribu di awal, Anda dapat keuntungan 0.2% hingga 4% per bulan. Anda juga bakal mendapat bonus berupa gadget elektronik, seperti Iphone 7 Plus, Macbook Pro 15" Touch Bar dan Ipad Pro 12.3 Inch.

Sayangnya, tim investigasi juga tidak menemukan domisili dan kegiatan, alamat website, serta tidak ada struktur organisasi yang nyata.

6. Koperasi Serba Usaha (KSU) Agro Cassava Nusantara/ Agro Investy

Kelompok ini melakukan penawaran kegiatan investasi dengan cara menanam pohon singkong dengan modal minimal Rp1 juta. Keuntungan yang ditawarkan: mencapai 150% dalam jangka waktu 30 hari.

Begini skema keuntungannya:

Bulan 1: Rp1.500.000

Bulan 2: Rp2.250.000

Bulan 3: Rp3.375.000

Bulan 4: Rp5.062.500

Bulan 5: Rp7.592.750

Bulan 6: Rp11.390.625

Bulan 7: Rp17.085.937

Bulan 8: Rp25.628.906

Bulan9: Rp38.443.359

Bulan 10: Rp57.665.039

Bulan 11: Rp86.497.558

Bulan 12: Rp129.746.337

Berbeda dengan lima perusahaan ilegal sebelumnya, Argo Investy berlokasi di Kampung Babakan Kencana (Bedogol), Desa Benda, RT.03 RW.06, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat.

Argo Investy juga memiliki situs resmi, yakni agrocassava.blogspot.co.id dengan kepengurusan atau penanggung jawab dipegang Andi Wijaya bin H. Mursad sebagai Ketua Umum.

Waspada Sebelum Investasi

Dari enam perusahaan di atas, Anda bisa mengetahui modus investasi ilegal adalah rata-rata tidak memiliki domisili tetap, struktur organisasi yang jelas, aktivitas usaha tersembunyi, dan situs online yang tidak resmi.

Untuk lebih mengantisipasi kesalahan dalam menanam modal Anda, perhatikan beberapa saran dari OJK berikut ini:

1. Memastikan perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

2. Memastikan bahwa pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

Baca juga: Panduan Investasi Sambil Bayar Utang

3. Memastikan bahwa perusahaan atau pihak yang melakukan penawaran investasi tersebut, juga memiliki domisili usaha sesuai dengan izin yang dimiliki.

4. Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat bisa mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Nah, bila Anda ragu berinvestasi legal, saatnya Anda mesti jeli dan bisa mengecek langsung ke OJK. Dengan demikian, Anda bisa mulus berinvestasi dan menghasilkan untung berlipat tanpa cemas!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • Dewi Lestari

    perusahaan apa saja yg legal dan memiliki domisili usaha sesuai dengan izin yang dimilikinyai dan alamat inventaris dijakarta barat

    Reply