Waspada Peredaran Uang Palsu Saat Ramadan, Ikuti Tips Ini

Selama bulan Ramadan, terlebih menjelang Lebaran, peredaran uang cukup tinggi. Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat untuk waspada terhadap uang palsu.

Berdasarkan temuan Bank Indonesia, terjadi peningkatan jumlah uang palsu yang beredar di masyarakat. Selama bulan Ramadan, terlebih menjelang Lebaran, peredaran uang memang cukup tinggi. Sehingga Anda harus waspada terhadap uang palsu.

Ritual bagi-bagi angpao atau uang Lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Uang Lebaran yang dibagikan umumnya kepada anak-anak ini biasanya berupa uang baru pecahan mulai Rp1.000 sampai Rp20.000.

Tradisi ini pun memancing banyak pihak untuk membuka jasa penukaran uang. Sayangnya dengan perantara atau jasa penukaran uang, Ada beberapa potensi risiko, di antaranya adanya peredaran uang palsu, jumlahnya tidak sesuai, dan dikenai biaya lebih

Nah untuk menghindari peredaran uang palsu yang semakin meresahkan ini ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan.

1. Tukarkan Uang di Tempat Resmi

Cara terbaik dalam menukar uang adalah lakukan ditempat resmi seperti halnya bank. Bank Indonesia sendiri sudah mensosialisasikan pelayanan penukaran uang untuk mengantisipasi masyarakat mendapat uang palsu.

Saat ini mulai tanggal 10 Juni 2016 kemarin Bank Indonesia dan 20 perbankan nasional lainnya membuka pelayanan penukaran uang di Monas. Pelayanan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pecahan mata uang tertentu saat puasa dan Lebaran.

Jangan sampai melakukan transaksi penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) selain di bank. Karena penukaran yang terjadi di luar Bank tidak dapat dipertanggungjawabkan bila terjadi sesuatu. Jadi lebih baik langsung ke Bank. Anda bisa menukarkan jauh-jauh hari untuk mencegah antrean yang panjang.

2. Jangan Tergiur Tawaran Keuntungan Banyak

Ini penawaran yang menjebak, penukaran uang dalam jumlah besar dengan janji keuntungan lebih. Anda harus waspada, jagan mudah tergoda apabila ada penawaran penukaran uang yang bisa menghasilkan keuntungan berlipat.

Contohnya adalah Anda menukarkan uang sebesar Rp 1 juta kemudian menghasilkan uang Rp3 juta. Atau menukarkan uang Rp100 ribu dengan harga belum kurang dari seratus ribu, alias nilainya lebih rendah.

Jadi berhati-hatilah jika Anda ingin menukarkan uang selain di bank. Lihat kembali jasa penukaran uang tersebut, dapat dipercaya dan sesuai ketentuan atau tidak.

3. Teliti Kondisi Uang 

Setiap mendapatkan uang ada baiknya untuk memeriksa keaslian uang tersebut dengan cara dilihat, diraba dan diterawang. Biasanya, untuk uang palsu dapat dengan cepat dibedakan. Mengenali uang asli dan uang palsu bisa dilakukan dengan cara melihat ciri fisiknya.

Caranya, Anda bisa mencoba mencocokkan dua uang dengan nominal yang sama. Perhatikan bentuk dan teksturnya apakah sama atau tidak, jika tidak sama maka salah satu dari uang itu adalah palsu. Selain itu Anda juga bisa memperhatikan keberadaan unsur pita pengaman pada uang kertas rupiah, uang palsu biasanya tidak memiliki pita pengaman.

Jadi telitilah kembali uang yang Anda terima, lakukan metode 3D untuk memastikan keaslian uang tersebut. Lihat warnanya pudar, kusam, pucat, luntur, patah-patah, atau masalah lainnya. Kemudian usaplah uang tersebut apakah uang itu terasa kasar atau lembut.

Langkah yang terakhir adalah menerawangkannya ke sumber cahaya kuat seperti matahari dan lampu. Lihatlah bagian tali pengaman dan tanda mata air apakah dalam kondisi baik atau tidak.

4. Lapor Polisi Bila Menemukan Uang Palsu

Waspadai seluruh modus penukaran yang menggiring pada mudahnya penipuan uang palsu. Apabila Anda menemukan uang palsu, maka uang tersebut jangan digunakan dan langsung melaporkannya ke Kepolisian.

Untuk meminimalisir peredaran uang palsu sejumlah pihak juga menghimbau masyarakat untuk memperbanyak transaksi non tunai kalau berbelanja. Masyarakat diminta untuk menggunakan kartu kredit dan kartu debit.

Semoga tips ini dapat membantu Anda, tidak ada salahnya berhati-hati agar tenang menyambut hari raya nanti.

Baca juga: Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Menukar Uang di Money Changer
Uang di Rekening Bank Tiba-Tiba Hilang? Ini 7 Cara Mengurusnya

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama