Singkap Pertanda Karier, Wirausaha atau Kerja Kantoran?

Rasanya sudah lelah datang ke kantor setiap hari dan ingin bekerja dari rumah. Apakah perasaan itu melanda batin Anda? Kapan karyawan harus mengubah peruntungan ke jalur usaha?

Ada perbedaan besar dalam dunia wiraswasta dan para karyawan kantoran. Karyawan kantor memiliki jam bekerja yang umumnya dimulai pukul 9 pagi dan berakhir pukul 5/6 sore. Rentang waktu tersebut tentu saja tidak berlaku bagi seorang pengusaha yang sifatnya lebih fleksibel.

Tanggung jawab untuk lapor kepada atasan pun tidak berlaku bagi Anda yang menjalankan bisnis sendiri. Urusan penghasilan pun jelas beda. Karyawan menerima gaji dengan nominal statis setiap bulan, sementara pengusaha menerima nominal tidak pasti, bisa rendah atau tinggi, tergantung dengan hasil penjualannya.

Karyawan kantoran

Karyawan Banting Setir Jadi Pengusaha

Rasanya sudah lelah datang ke kantor setiap hari dan ingin bekerja dari rumah. Apakah perasaan itu juga sedang melanda batin Anda? Kapan seorang karyawan harus mengubah peruntungan ke jalur usaha? Hal itu harus dilakukan ketika Anda merasakan beberapa hal di bawah ini.

1. Bosan dengan Aktivitas Sehari-hari

Ada yang mengganjal di hati ketika melakukan rutinitas kantor. Mulai dari berangkat, pulang, hingga mengenakan seragam. Hati mulai dibuat resah. Keengganan tersebut bukan karena malas bekerja. Mungkin, rasa tidak ingin terikat dengan aturan tersebut adalah tanda saatnya Anda jadi pengusaha.

2. Diam-Diam Suka Memimpin

Suatu kali Anda diminta untuk memimpin sebuah proyek. Ternyata, Anda sangat menikmati dalam menjalankan peran itu. Tidak ada orang yang mengatur, Anda bisa menyalurkan kreativitas sesuka hati. Bicara tentang tidak suka diatur, orang seperti ini lebih cocok membuka lapangan usaha sendiri.

3. Selalu Punya Ide dan Solusi

Karyawan jadi pengusaha

Bos tak pernah absen menunjuk Anda untuk memberikan ide dan solusi. Dia merasa Anda sangat bisa diandalkan. Anda pun selalu memberikan performa terbaik. Kemampuan dalam menciptakan ide dan soslusi kreatif, serta berani mengambil keputusan dalam mencari jalan keluar adalah ciri utama seorang pengusaha.

4. Merasa Tertantang dengan Risiko

Tidak pernah takut gagal? Saatnya untuk mempertimbangkan jika Anda punya naluri sebagai pebisnis sukses. Ada banyak risiko bisnis, seperti salah ambil keputusan, bangkrut, penipuan klien, dan masih banyak lagi lainnya.

Berani rugi adalah risiko yang harus dihadapi seorang pengusaha. Jatuh bangun dalam dunia usaha itu sudah biasa. Namanya juga usaha, selalu ada dua kemungkinan: sukses atau gagal di tengah jalan.

5. Sentuhan Midas

Midas adalah seseorang yang konon bisa membuat benda-benda yang disentuhnya berubah menjadi emas. Mungkin tokoh tersebut adalah sebuah khayalan, tapi Anda bisa menjadikannya inspirasi untuk mengubah setiap peluang jadi sebuah keuntungan.

Perhatikan tanda-tandanya, apakah dari kecil Anda senang berdagang? Julukan Otak Bisnis pun sering diberikan oleh teman-teman. Bisa dipastikan, darah pengusaha mengalir deras dalam urat nadi Anda. Lantas, mengapa tidak serius menekuninya?

6. Ahli Komunikasi Banyak Koneksi

Anda memang tukang ngobrol. Siapapun orang yang ditemui pasti Anda ajak bicara. Manfaatkan hobi ini untuk memperluas jaringan Anda.

Jika ingin berwirausaha, koneksi dalam lingkup bisnis adalah modal mutlak. Tak cuma sebagai calon pelanggan, tapi mereka juga bisa menjadi penanam modal, penyedia barang, distributor, dan alat promosi gratis.

7. Daya Analisa Tinggi

Menjadi pengusaha tidak hanya menyediakan barang dan jasa. Anda juga dituntut untuk bisa melakukan analisa dan perhitungan matang sebelum mengambil keputusan.

Tentu saja, untuk menghindari berbagai dampak negatif, serta memunculkan sisi positif dalam menjalankan bisnis. Perbanyak baca buku dan tukar pikiran dengan para pakar di berbagai bidang, sehingga pengalaman Anda juga jadi bertambah luas.

Wujudkan Mimpi Menjadi Pengusaha Mulai Sekarang

KTA untuk bisnis

Bisnis adalah dunia yang luas. Bila pikiran Anda terbuka lebar, ada banyak hal di sekitar yang bisa menjadi prospek dalam berwirausaha seperti mencoba peluang bisnis e-commerce. Tak ada salahnya duduk tenang sambil memperhatikan sekitar dan memikirkan, apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh orang-orang yang sedang berlalu-lalang di depan Anda.

Kalau sudah punya ide, kini saatnya bicara soal modal karena bisnis dengan nol Rupiah itu sangat terbatas. Manfaatkan saja personal loan untuk memulai bisnis Anda. Cara mendapatkannya sangat mudah. Tinggal ajukan aplikasi permohonan pinjaman di KreditGogo. Begitu bantuan cair, saatnya bangun mimpi Anda.

#AhliBisnis

Baca juga:
Lancar Kelola Dana Bisnis UKM
UMP Meningkat, Waktunya Rintis Usaha

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • Lutarmi

    Untuk pengajuan kredit pake agunan ato tidak...?

    Reply