Lapor SPT Online Lebih Mudah dan Cepat

Selama ini jika ingin lapor pajak Anda harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak. Tetapi kini Dirjen Pajak memiliki terobosan baru dengan sistem online.

lapor spt online

Anda bosan mengantri panjang di Kantor Pelayanan Pajak, maka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan pembaharuan untuk memudahkan wajib pajak melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak tahunan. Saat ini Anda bisa melaporkan SPT secara online melalui electronic filling atau e-filling.

Secara umum, e-Filing adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet (online) tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun, yang dibuat oleh direktorat jenderal pajak (ditjen pajak) untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT

E-filling di program untuk bekerja lebih cepat yakni cukup lima menit saja, daripada pengisian SPT Tahunan secara manual. Jadi Anda tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi Dropbox maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Dirjen Pajak menyediakan pendaftaran SPT melalui e-filling untuk penyampaian dua jenis SPT sesuai tingkat penghasilan wajib pajak. Berikut ini penjelasannya:

1.SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770S. Digunakan bagi WP Orang Pribadi yang sumber penghasilannya diperoleh dari satu atau lebih pemberi kerja dan memiliki penghasilan lainnya yang bukan dari kegiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas.

Contohnya karyawan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), serta pejabat Negara lainnya, yang memiliki penghasilan lainnya antara lain sewa rumah, honor pembicara/pengajar/pelatih dan sebagainya;

2.SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770SS. Formulir ini digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun (pekerjaan dari satu atau lebih pemberi kerja).

Tahapan Pelaporan SPT Online

Seperti apa langkah prosedur pelaporan SPT secara online ini? Untuk dapat melakukan e-filing, melalui tiga tahapan utama. Dua tahapan yang pertama hanya dilakukan sekali saja. Sedangkan tahapan ketiga dilakukan setiap menyampaikan SPT. Ketiga tahapan tersebut meliputi:

  1. Mengajukan permohonan e-FIN ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat yang merupakan nomor identitas WP bagi pengguna e-Filing. Karena hanya sekali digunakan, Anda hanya perlu sekali saja mengajukan permohonan mendapatkan e-FIN tersebut.
  2. Mendaftarkan diri sebagai WP e-Filing di situs DJP paling lama 30 hari kalender sejak diterbitkannya e-FIN.
  3. Menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-Filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural saja, yaitu: (1) mengisi e-SPT pada aplikasi e-Filing di situs DJP; (2) meminta kode verifikasi untuk pengiriman e-SPT, yang akan dikirimkan melalui email atau SMS; (3) mengirim SPT secara online dengan mengisikan kode verifikasi; dan (4) notifikasi status e-SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik akan diberikan kepada WP melalui email.

Keuntungan Pelaporan SPT Online

Benefit Pelaporan SPT Online

Sistem lapor pajak ini memiliki keuntungan tersendiri selain mempermudah para wajib pajak. Terdapat tujuh keuntungan jika Anda menggunakan fasilitas e-Filing melalui situs Dirjen Pajak, diantaranya adalah:

1. Lebih Cepat. Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat, aman, dimana saja dan kapan saja. Untuk Anda yang tidak ada waktu untuk pergi ke kantor pelayanan pajak, Anda bisa melakukannya tanpa harus keluar kantor, cukup dilakukan di ruangan sendiri, bahkan langsung terbit tanda terima.

2. Biaya murah, karena tidak dikenakan biaya pada saat pelaporan SPT.

3. Mengurangi kesalahan input data. Penghitungan dilakukan secara tepat karena menggunakan sistem komputer.

4. Kemudahan pengisian. Wajib pajak akan lebih mudah dalam mengisi SPT karena pengisian SPT tersedia dalam bentuk formulir maupun panduan;

5. Data sudah pasti lengkap. Setiap data yang disampaikan wajib pajak selalu lengkap karena ada validasi pengisian SPT;

6. Ramah lingkungan. Ini adalah manfaat yang tidak kalah penting yaitu lebih ramah lingkungan. Sebab, dengan sistem online dapat mengurangi penggunaan kertas. Namun data tetap bisa disimpan secara elektronik.

7. Dokumen pelengkap tidak perlu dikirim. Dokumen pelengkap seperti (fotokopi Formulir 1721 A1/A2 atau bukti potong PPh, SSP Lembar ke-3 PPh Pasal 29, Surat Kuasa Khusus, perhitungan PPh terutang bagi WP Kawin Pisah Harta dan/atau mempunyai NPWP sendiri dan fotokopi Bukti Pembayaran Zakat) tidak perlu dikirim lagi, kecuali diminta oleh KPP melalui Account Representative (AR).

Nah, mudah bukan? Ayo, tunggu apa lagi, segera datang ke KPP untuk memperoleh e-FIN dan dapatkan kemudahan pelaporan SPT Anda secara online.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Pajak Penghasilan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama