Kemudahan Perpanjang SIM Melalui Layanan SIM Keliling

Dengan hadirnya layanan SIM keliling, masyarakat tidak perlu repot lagi datang kantor SAMSAT setempat untuk memperpanjang SIM. Layanan ini memberikan kemudahan dan kepraktisan.

Ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)? Anda bisa memanfaatkan jasa kelilingdari Kepolisian Republik Indonesia. Ya, layanan SIM keliling kerap dihadirkan di beberapa lokasi strategis.

Layanan ini memberikan kemudahan dan kepraktisan, karena masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) yang jumlahnya terbatas.

Kehadiran layanan SIM keliling terbukti memberikan kemudahan bagi masyarakat. Seperti yang dirasakan sejumlah warga dari Kabupaten Bandung wilayah Timur.

Mereka antusias dengan hadirnya SIM keliling di Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Rabu (11/3/2015).

Risma (28), salah satu warga Cileunyi, merasa senang dengan kehadirannya layanan SIM keliling dari Polres Bandung.

Ia berharap, layanan SIM keliling bisa rutin hadir di setiap Kabupaten Bandung wilayah timur untuk membantu masyarakat yang ingin memperpanjang SIM tanpa harus jauh-jauh ke Soreang.

Selain memudahkan masyarakat terkait lokasi yang terjangkau, SIM keliling juga menghindarkan masyarakat yang ingin memperpanjang SIM dari calo.

Seperti diketahui, jika memperpanjang SIM melalui calo, bisa-bisa Anda harus mengeluarkan biaya hingga dua kali lipat, meskipun memang lebih cepat dan praktis.

Prosedur Perpanjang SIM di Layanan SIM Keliling

Sebagai informasi, SIM keliling hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C. Proses perpanjangan bisa dilakukan sebelum masa habis SIM berlaku dengan tenggang waktu 14 hari.

Baca juga: Perpanjang SIM Menjadi Lebih Mudah dengan SIM Online

Sedangkan SIM yang masa berlakunya telah habis dapat diproses maksimal dalam kurun waktu tiga bulan terhitung tanggal berlaku habis. Berikut adalah prosedur perpanjang SIM di layanan SIM keliling.

  • Anda cukup mendatangi kendaraan SIM keliling terdekat dengan domisili tempat tinggal, yang sudah ditentukan jadwal beredarnya. Jangan lupa membawa fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan SIM lama, masing-masing 3 lembar. Sertakan pula SIM lama yang habis masa berlakunya.
  • Mengisi formulir perpanjangan SIM. Anda wajib mengisi beberapa informasi, mulai dari biodata lengkap dengan tanda tangan.
  • Setelah diisi, Anda tinggal menyerahkannya lagi ke petugas, serta dilengkapi dengan lampiran SIM lama, fotokopi SIM, dan KTP.
  • Selanjutnya, hanya tinggal menunggu giliran untuk dipanggil melakukan proses berikutnya.
  • Setelah dipanggil, Anda diminta untuk melakukan beberapa proses lain, seperti foto, penyamaan informasi dari formulir, pindai ibu jari, dan tanda tangan.
  • Setelah membayar biaya perpanjangan sesuai dengan jenis SIM yang dibuat, Anda akan langsung mendapatkan SIM baru dengan masa berlaku lima tahun ke depan.

Ada baiknya, Anda datang ke lokasi layanan SIM keliling sebelum waktu mulai beroperasi, yakni pukul 08.00 WIB. Dengan datang lebih cepat, maka proses memperpanjang SIM pun akan lebih cepat. Mengingat, bukan cuma Anda yang mau melakukan hal sama.

Biaya Perpanjang SIM

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010, tarif perpanjangan SIM adalah Rp 80.000 (SIM A) dan Rp 75.000 (SIM C). Namun, biaya tersebut belum termasuk biaya tes kesehatan. Khusus DKI Jakarta, Polda menerapkan biaya sebesar Rp 25.000.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk membayar asuransi kecelakaan sebesar Rp 30.000. Namun, asuransi ini sifatnya dianjurkan dan tidak dipaksakan.

Perihal tarif ini, ada baiknya Anda menanyakan informasi yang sejelas-jelasnya kepada petugas SIM keliling setempat. Agar proses pembayaran perpanjang SIM pun menjadi lebih jelas.

Baca juga: Cara Mengurus SIM yang Mati atau Hilang

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama