Dana Tax Amnesty, Pengaruhi Perkembangan Properti hingga Investasi

Guyuran dana tax amnesty mempengaruhi perkembangan properti dan investasi di Indonesia. Ini memicu permintaan kredit perumahan dan ladang investasi di berbagai instrumen seperti deposito.

Tax Amnesty

Guyuran dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) diprediksi mencapai Rp2.000 triliun. Dana ini akan masuk ke bank-bank nasional, dan disalurkan ke berbagai sektor di dalam negeri termasuk properti hingga investasi.

Ada 7 bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima setoran dana tersebut. Empat bank pemerintah, yaitu Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI, kemudian tiga bank swasta di antaranya Bank BTPN, BCA, dan Danamon.

Apa saja yang diberikan oleh kebijakan tax amnesty ini untuk kedua sektor di atas?

Pengaruh Dana Tax Amnesty untuk Sektor Properti

Tax Amnesty untuk Sektor Properti

Mengutip dari sebuah artikel di Rumah.com, pada artikel itu disampaikan pendapat dari Aleviery Akbar, associate director residential sales & leasing Colliers, International yang mengatakan, “Adanya pengampunan pajak akan membuat pertumbuhan properti di Indonesia menjadi menarik”.

Secara makro tax amnesty akan mempengaruhi stabilitas harga, dan menarik banyak orang untuk berani pinjam atau beli rumah dengan KPR bank. Nantinya pihak bank akan memberikan kemudahan bagi konsumen dengan menurunkan suku bunga KPR dan aturan besaran uang muka untuk rumah pertama.

Turunnya suku bunga KPR menjadi 6% - 9% bisa menarik konsumen untuk segera membeli rumah. Jelas ini juga menjadi peluang bagus untuk pengembang karena permintaan rumah akan meningkat, meskipun dampaknya tidak bisa dirasakan tahun ini.

Pendapat lain dari pihak bank juga kami jabarakan di sini, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memprediksi aliran dana hasil repatriasi paling banyak akan masuk di sektor properti. Salah satu alasannya adalah disebabkan banyak nasabahnya yang merupakan pengembang.

Bulan Oktober nanti Bank BTN juga akan menurunkan suku bunga KPR menjadi single digit, tepatnya menjadi 9,5%. Penurunan bunga ini mampu memicu permintaan kredit rumah. Sehingga secara langsung membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV.

KreditGoGo memiliki beragam produk KPR dari bank ternama di Indonesia yang dapat menjadi referensi untuk Anda. Silakan ajukan langsung secara online melalui kami dan dapatkan keuntungan menarik khusus untuk Anda.

Pengaruh Dana Tax Amnesty untuk Investasi

Dana Tax Amnesty untuk Investasi

Selain properti, sektor lainnya adalah investasi.Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio meyakini, pemberlakuan kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) akan mendorong pertumbuhan kinerja reksa dana, saham dan obligasi.

Pemerintah juga memprediksi ada 4 instrumen investasi yang bisa menampung dana bernilai ratusan triliun rupiah dari tax amnesty ini. Empat instrumen tersebut yaitu dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN), Surat Utang Korporasi, Reksa Dana yang memiliki underline infrastruktur, dan juga Reksa Dana Pemilikan Terbatas (RDPT).

Sedangkan instrumen investasi melalui bank adalah deposito. Deposito adalah satu cara untuk menyimpan uang Anda di Bank dengan memberikan hasil lebih banyak. Jenis investasi deposito berjangka masih dipilih tujuh di antara sepuluh nasabah berusia di atas 50 tahun.

Beberapa bank juga telah mempersiapkan instrumen investasi yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah Bank BNI, mereka menyiapkan berbagai instrumen investasi yang dibutuhkan dalam pengelolaan dana repatriasi tax amnesty.

Produk BNI Tresuri dan Wealth Management bisa menjadi pilihan. Melalui Produk BNI Tresuri ini, nasabah atau wajib pajak dapat memilih berbagai produk seperti Deposit on Call (DOC), Money Market Account, atau Institutional Bond.

Anda juga bisa melihat produk deposito bank lainnya melalui website KreditGoGo. Kami memiliki produk deposito bank-bank terbaik Indonesia baik bank konvensional ataupun bank syariah. Manfaatkan dana yang Anda miliki untuk berinvestasi dengan hasil yang menguntungkan.

Baca juga: 
Deposito: Untung Maksimal, Resiko Minimal
Investasi Menggiurkan di Sektor Apartemen

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama