Dampak Trend Game Pokemon Go, dari Dipecat Sampai Temukan Mayat

Trend game Pokemon Go mewabah di kalangan dunia dan kini masuk ke masyarakat Indonesia, apalagi para pengguna smartphone. Bahkan ada beberapa dampak menarik, mulai dari dipecat hingga menemukan mayat.

pokemon go

Selain menimbulkan viral, game Pokémon Go memberikan dampak yang bemacam-macam. Terburuknya dilaporkan menimbulkan dampak kecelakaan di berbagai lokasi dunia. Walaupun sedang menjadi trend di kalangan pengguna smartphone Anda juga harus berhati-hati dalam memainkannya.

Game besutan Nintendo, Pokemon Corps dan Niantic Labs ini baru saja diluncurkan di Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru pada tanggal 4 Juli. Namun, demam Pokemon Go ini pun sudah langsung mewabah di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Sudah jutaan pengguna mengunggah permainan ini ke dalam smartphone mereka. Mengutip BBC, jumlah unggahan Pokemon Go di AS mengalahkan jumlah unggahan aplikasi kencan Tinder dalam beberapa hari setelah peluncurannya.

KreditGoGo memiliki beberapa fakta menarik dari dampak yang ditimbulkan oleh game Pokemon Go, mulai dari hal yang positif hingga negatif. Sebelum Anda memainkannya lihat dulu fakta-fakta berikut ini.

1. Menimbulkan Kecelakaan

kecelakaan mobil akibat pokemon go

Pokémon Go dilaporkan menimbulkan efek buruk, dari luka ringan, perampokan bersenjata, bahkan sejumlah kecelakaan timbul di berbagai lokasi. Banyak laporan orang-orang jatuh atau melukai dirinya akibat tidak menaruh perhatian dengan linkungan sekitar mereka ketika bermain game ini.

Mike Shultz (21 tahun) harus rela tangannya diamputasi setelah mengalami cedera serius setelah jatuh dari skateboard. Mike mengatakan bahwa dia sedang mencari Pokemon pada saat itu dan tidak fokus melihat belokan dan trotoar yang curam.

Selain itu pihak kepolisian dan laporan media menyebut, permainan ini dimanfaatkan oleh empat remaja di Missouri untuk memikat hampir 12 korban dalam aksi perampokan bersenjata. Kecelakaan jalan tol di Massachusetts, Amerika Serikat, pengguna tol yang berhenti di tengah jalan bebas hambatan karena ingin menangkap mahluk incaran dalam aplikasi Pokemon Go.

Di Indonesia, ada gamer yang mengaku nyaris menjadi sasaran jambret. Sejak kehadiran permainan Pokemon Go, Niko Radityo kerap mengitari jalanan dan gedung untuk menemukan para Pokemon. Ponsel yang digunakannya nyaris dicopet saat sedang berburu Pokemon di jalan.

2. Bisa Menurunkan Obesitas

Cara menurunkan obesitas

Umumnya bermain game membuat pemainnya kurang gerak. Pemain game bisa berjam-jam duduk tak kenal waktu. Kurang gerak karena terlalu banyak duduk saat main game bisa meningkatkan risiko obesitas dan berbagai penyakit kronis.

Namun, berbeda dengan Pokemon Go, game ini justru membuat pemainnya harus beranjak dari kursi untuk mengejar Pikachu atau berjalan lebih jauh hanya untuk menangkap Magnemite. Seperti dikutip dari Livescience.com, sejumlah ahli kesehatan memuji adanya permainan Pokemon Go.

Menurut para ahli, Pokemon Go memaksa pemainnya untuk lebih banyak melakukan aktivitas fisik. Para ahli kesehatan melihat sisi positif hadirnya teknologi untuk meningkatkan aktivitas fisik. Kebanyakan orang malas berolahraga walaupun hanya sekadar berlari yang bisa dilakukan dengan mudah.

Dokter pun menguji permainan itu, terutama dampak kesehatannya untuk anak-anak. Hasilnya, Pokemon GO ternyata bisa menjadi salah satu cara mengurangi angka obesitas. Permainan itu membuat orang-orang yang selama ini malas beraktivitas fisik menjadi banyak bergerak.

Kehadiran Pokemon Go ini mendorong banyak orang untuk bergerak secara fisik dengan berburu Pokemon di lingkungan sekitar Anda, sehingga berolahraga menjadi lebih menarik.

3. Menemukan Mayat

Ini menjadi fakta yang menarik, dengan bermain game seseorang sampai menemukan mayat. Seorang perempuan di Amerika Serikat menemukan mayat ketika dia sedang mencari Pokemon pada sebuah sungai dekat rumahnya.

Mengutip informasi dari laman The Verge, Senin (11/7/2016), Shayla Wiggins (19 tahun) dari Riverton, Wyoming, Amerika Serikat tak sengaja menemukan mayat pria yang mengambang di sungai saat berburu Pokemon di Pokemon Go. Tentunya ini menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

4. Dipecat dari Perusahaan

fired, dipecat dari kantor

Pengalaman menarik selanjutnya adalah akibat Pokemon Go seseorang karyawan dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja. Seorang pria Australia dipecat akibat mengeluh video game Pokemon Go tidak dapat diakses di Singapura.

Sonny Truyen melontarkan keluhan yang sarat dengan kata-kata tak senonoh pada media sosial Facebook, ini memberi kesan Singapura adalah tempat yang tak menyenangkan untuk hidup akibat permainan Pokemon Go tersebut tak dapat diakses di sana.

5. Berkeliling Naik Ojek

Pada media sosial beredar sebuah screen capture tentang pengakuan pengemudi ojek daring (online) Go-Jek yang melayani pesanan penumpang dengan tingkah laku 'aneh'. Karena terlalu serunya bermain, ada gamer yang rela keliling naik ojek online demi berburu Pokemon di Pokemon Go.

Itulah beberapa fakta menarik dari tren game Pokemon Go, dari yang unik hingga banyaknya laporan kecelakaan. Jadi jika Anda memainkannya perhatikan juga kondisi lingkungan jangan sampai asyik-asyik bermain malah jadi celaka atau dirampok penjahat.

Baca juga:
5 Game yang Mengajarkan Tentang Keuangan
Karir Mandeg? Coba Main The Sims

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama