Cara Berhemat Saat Belanja Perlengkapan Sekolah Anak

Belanja perlengkapan sekolah saat tahun ajaran baru memang bukan hal besar. Tapi jika memiliki 2 anak atau lebih, pengeluaran jadi membengkak juga kan?

Tahun ajaran baru telah tiba! Saatnya menyiapkan perlengkapan sekolah untuk sang buah hati, mulai dari seragam, tas dan sepatu, hingga buku serta alat-alat tulis.

Bagi orang tua dengan satu anak, belanja seperti ini tentu bukan hal yang merepotkan. Pengeluaran tidak akan terlalu besar dan masih tergolong ringan. Namun, jika anak sudah 2 atau lebih, tentu lain lagi ceritanya.

Oleh karena itulah, setiap orang tua harus punya strategi agar pengeluaran belanja perlengkapan sekolah tidak mengganggu anggaran di bulan tersebut.

Pada artikel ini, kami akan mengupas tips yang dapat membantu Anda belanja cerdas dan hemat. Yuk!

Alat tulis

1. Kumpulkan Barang yang Bisa Dipakai

Sebelum memutuskan untuk belanja perlengkapan sekolah baru, cek dulu ke dalam laci meja belajar, lemari buku, atau tas sekolah lama.

Percaya atau tidak, Anda pasti menemukan berbagai alat tulis seperti pulpen, pensil, penghapus, dan penggaris tercecer di dalamnya. Kumpulkan dan sortir. Pisahkan yang sudah tidak bisa dipakai dan masukkan dalam daftar belanja.

Periksa juga isi lemari pakaian anak Anda untuk mengetahui kelengkapan dan kelayakan pakaian seragam yang ada. Keluarkan yang sudah tidak layak pakai, misalnya sudah terlalu kecil atau warnanya sudah pudar.

Setelah menyelesaikan ini, Anda sudah memiliki daftar belanja yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dapat membuat Anda terhindar dari pembelian barang-barang yang tidak dibutuhkan.

2. Daur Ulang dan Gunakan Kembali

alat menggambar Dari hasil sortir sebelumnya, cek kembali perlengkapan sekolah yang lama. Pastikan kondisi fisiknya masih baik agar anak mau menggunakannya. Lakukan daur ulang kreatif jika perlu untuk membuat tampilan alat tulis menjadi berbeda dan lebih menarik.

Begitu juga dengan tas dan sepatu sekolah. Jika kondisinya masih baik, cukup cuci bersih saja untuk digunakan kembali.

3. Tentukan Anggaran Belanja

Saat ini, Anda sudah memiliki daftar barang yang harus dibeli. Saatnya membuat anggaran agar pengeluaran belanja perlengkapan sekolah dapat dibatasi.

Oh ya, libatkan juga si kecil saat membuat anggaran. Selain dapat belajar mengatur kebutuhannya dan berhemat, mereka juga bisa lebih menghargai dan menjaga perlengkapan sekolahnya.

4. Tentukan Waktu yang Tepat

Hindari belanja di saat-saat terakhir! Biasanya stok barang-barang yang bagus dengan harga terjangkau sudah tidak lagi tersedia.

Berbelanja lebih awal juga membuat Anda lebih tenang dan tak terburu-buru saat memilih.

5. Berbelanja di Pusat Grosir

toko buku

Nah, ini tips yang paling kami sukai!

Untuk mendapatkan harga miring, berbelanjalah di pasar atau pusat grosir. Di Jakarta salah satu tempat yang menjadi incaran adalah Pasar Pagi Asemka, disekitar kawasan Asemka Kota, Jakarta Barat. 

Sudah sejak dulu pasar ini terkenal sebagai pusat grosir mainan anak dan perlengkapan sekolah.

Bagi Anda yang tinggal di Surabaya, kunjungi Pusat Grosir Surabaya di daerah Pasar Turi untuk membelisemua kebutuhan sekolah si kecil seperti tas, tempat pensil, penggaris, dengan harga miring.

6. Gunakan Uang Cash dan Hindari Kartu Kredit

Selain membeli barang sesuai dengan daftar yang telah dibuat, kami juga sarankan agar Anda menghindari penggunaan kartu kredit. Lebih baik gunakan uang tunai sebagai alat pembayaran agar Anda bisa mengawasi pengeluaran belanja.

Bagaimana? Mudah bukan kalau mau berhemat! Semoga tips-tips tersebut bisa membantu Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama