5 Langkah Gunakan Marketplace Untuk UKM

Jual beli online lewat e-commerce bantu memajukan industri UKM di Indonesia. Kemunculan Marketplace pun bisa diandalkan untuk para pebisnis mengembangkan usahanya. Perhatikan triknya!

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) jadi industri yang sedang giat dikembangkan oleh Pemerintah saat ini. Tidak heran jika bantuan berupa modal usaha bagi UKM tak berhenti dikucurkan untuk menambah jumlah pengusaha UKM di Indonesia.

Meski begitu, tetap tidak sedikit UKM di Indonesia yang masih kesulitan untuk mengembangkan usahanya, terutama untuk menjual produk secara global.

marketplace di indonesia

Padahal, dengan e-commerce dapat membuka peluang usaha lebih besar bagi para pengusaha UKM. Namun, banyak juga pelaku UKM yang masih kesulitan membukan platform digital dan menggunakan transaksi jual-beli elektronik.

Sebagai ganti, Anda bisa manfaatkan online marketplace seperti Tokopedia, Blanja.com, Bukalapak, dll, untuk mengembangkan usaha Anda. Berikut tipsnya!

Langkah Daftar Pertama

Anda cukup membuka akun di marketplace pilihan, caranya pun semudah sign up di media sosial. Yang membedakan, akun Anda bukan bersifat personal tapi khusus bisnis.

Selanjutnya, Anda akan menerima email konfirmasi dari pihak marketplace terkait ketentuan sistem kerja dan pemberitahuan bahwa akun Anda aktif.

Setelah itu, sebagai calon penjual, pastikan isi formulir identitas yang akan menjadi profil Anda dengan jelas. Tujuannya, agar mendapat kepercayaan calon pembeli.

Baca juga: CPNS Banyak Saingan, Bisnis Franchise Jadi Rencana Cadangan

Sertakan kontak, nomor telepon, email, dan akun social media, yang aktif agar Anda mudah dihubungi. Cantumkan juga logo dari usaha Anda karena dari hal tersebut pembeli bisa mengetahui kredibilitas dari sang penjual.

Informasikan juga peraturan yang mungkin Anda miliki seperti layanan costumer service, ketentuan pemesanan, waktu pengiriman dan sebagainya.

Detail Produk Harus Jelas

Informasikan detail produk Anda, termasuk di dalamnya ukuran, berat, dan dimensi barang, yang Anda jual. Ingat, layar komputer memberikan visual yang berbeda. Jadi, usahakan untuk menampilkan gambar terbaik dari produk Anda.

Buatlah deskripsi produk dengan jumlah kata minimal antara 200 – 300 kata. Semakin panjang akan semakin bagus. Dalam judul dan deskripsi produk, sisipkan juga kata kunci dari produk. Hal ini akan memengaruhi tingkat visibilitas toko Anda di mesin pencari.

Jaga Stok Barang

stok barang e-commerce

Perhatikan selalu stok barang yang Anda jual di online marketplace. Tidak jarang, para seller masih memajang barang yang sudah habis atau masih dalam proses pemesanan.

Hal tersebut perlu dihindari agar pembeli tidak mendapat pengalaman buruk berbelanja di toko Anda. Bila stok barang tersebut memang tidak ada, hendaknya menarik produk tersebut lebih dahulu.

Agar produk tetap tersedia, Anda harus memastikan proses produksi dari supplier atau vendor diandalkan dan tepat waktu. Bila frekuensi keterlambatan dari produksi sudah terlalu tinggi, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk mengganti vendor tersebut.

Sistem Buka Kerjasama

Dengan menggunakan online marketplace, Anda juga bisa bekerja sama dengan UKM lainnya. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam proses ini.

Baca juga: Alternatif Cepat Dapat Modal Usaha

Pertama dengan menggunakan sistem dropshipping. Cara ini dilakukan dengan cara bermitra dalam melakukan pemasaran dan penjualan, tetapi tidak mengambil barang secara langsung. Anda hanya perlu melakukan pengiriman barang berdasar order yang dilakukan oleh mitra Anda.

Cara kedua adalah dengan melakukan konsinyasi penjualan. Tidak jauh berbeda dengan cara pertama, hanya saja produknya sudah Anda berikan terlebih dahulu kepada mitra. Hasil penjualan, nantinya akan dibagi berdasarkan komisi yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Berikan Respon yang Cepat

online shop

Beberapa online marketplace di Indonesia memberikan fitur bertanya dari pembeli kepada penjual mengenai informasi produk yang mereka jual. Semakin cepat Anda memberikan respon atas pertanyaan pembeli akan menjadi sebuah nilai plus bagi sang penjual.

Respon yang cepat dari penjual kepada konsumen dipercaya mampu memengaruhi niat beli dari konsumen. Sering-seringlah untuk mengecek inbox yang Anda miliki untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh konsumen agar niat beli mereka tidak menurun.

Baca juga: 7 Kiat Sukses Siap Hadapi Persaingan MEA

Kini, setelah memahami cara kerja online marketplace, diharapkan UKM di Indonesia bisa semakin berkembang dan juga mampu menembus pasar internasional.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama