5 Fakta Tentang Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta

Terminal 3 Ultimate hadir segera pada bulan ini untuk memaksimalkan mudik 2016. Khusus penumpang Garuda Anda bisa merasakan kemegahan dan keistimewaan terminal baru ini.

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta

Tahun ini pengguna maskapai Garuda bisa merasakan mudik Lebaran di terminal termegah. Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta segera dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan mudik tahun ini.

Terminal anyar ini memang sengaja disiapkan untuk menambah daya tampung di bandara internasional Soekarno Hatta. Rencananya sekitar Juni 2016 ini Garuda sudah siap beroperasi untuk melayani kebutuhan mudik 2016.

Ini akan menjadi pengalaman terbang yang menarik, sebelum Anda mencobanya ketahuilah lima fakta mengenai terminal megah berikut ini ini.

1. Hanya Maskapai Garuda yang Beroperasi

Maskapai Garuda

Terminal 3 Ultimate direncanakan untuk fokus melayani penerbangan internasional. Khusus layanan penerbangan domestik, hanya maskapai Garuda Indonesia yang beroperasi di Terminal 3 Ultimate.

Sebelumnya, penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta dikhususkan di Terminal 2. Dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate, Garuda Indonesia akan  melayani penerbangan domestik maupun internasional

2. Lebih Luas

Terminal sepanjang 2,4 kilometer (km) dengan luas 43.000 m2 ini akan menjadi terminal terbesar di Bandara Soetta. Ini di klaim lebih luas dan lebih banyak menampung penumpang. Pembangunan tahap I dirancang untuk bisa menampung sekitar 15 juta penumpang per tahun.

Kemudian, nantinya ketika tahap II siap beroperasi pada Maret 2017, kapasitasnya akan bertambah menjadi 25 juta penumpang per tahun. Di dalam, ada 28 gates yang terdiri dari sepuluh gate penerbangan internasional dan 18 gates penerbangan domestik.

3. Fasilitas Lengkap

Kemewahan Terminal 3

Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta didominasi oleh warna abu-abu. Tiang-tiangnya berbentuk persegi, tidak bulat seperti Terminal 1 dan 2. Dirancang dengan gaya modern namun tidak akan melupakan kearifan lokal Indonesia.

Berbagai interior, hiasan, patung dari berbagai daerah di Indonesia bakal menghiasi ruangan di Terminal 3 Ultimate. Lagu-lagu dan tari-tarian daerah juga akan dipertunjukkan kepada para pengunjung bandara yang berasal dari berbagai negara. Dengan begitu, budaya Indonesia menjadi lebih dikenal oleh dunia luar

Selain desain yang sangat Indonesia, terminal ini juga akan dilengkapi dengan banyak fasilitas. Terminal ini nantinya terdiri dari lima lantai di mana lantai paling bawah digunakan untuk kedatangan dan lantai dua akan digunakan untuk keberangkatan. Sementara sisanya akan digunakan sebagai lounge dan perkantoran.

Anda juga tidak perlu keluar bandara untuk mencari penginapan, tersedia fasilitas hotel yang berada di depan terminal. Sisi kanan dan kiri terminal juga dilengkapi dengan fasilitas parkir bertingkat dengan kapasitas ribuan kendaraan.

Untuk sarana transportasi antarterminal (people mover) yang bisa menjadi pilihan penumpang nantinya akan disiapkan dua moda transportasi, yaitu bus dan kereta monorel. Monorel‎ ini nantinya akan menghubungkan dari Terminal 3 Ultimate ke Stasiun Bandara dan beberapa terminal lainnya.

Setiap 4 menit people‎ mover (monorel) akan beroperasi, dan mampu mengangkut 100-200 orang dalam sekali jalan sehingga dapat mengakomodir jumlah penumpang ketika membludak.

4. Semewah Bandara Luar Negeri

Memiliki daya tampung yang besar, lebih luas, lebih megah, dan lebih banyak fasilitas, terminal 3 ultimate diklaim dapat menyaingi bandara luar negeri semacam Changi, Singapura.

Selain itu dengan infrastruktur yang sudah ada saat ini Bandara Soetta mampu melayani pergerakan pesawat sebanyak 72 kali pergerakan per jamnya. Targetnya nanti 2017 Nanti 2017 pergerakan pesawat bisa mencapai 90 sampai 100 per jam.

Dengan kapasitas pergerakan pesawat sebanyak itu, maka Bandara Soetta mampu menyaingi Heathrow di London.

5. Teknologi Ramah Lingkungan

 Teknologi Ramah Lingkungan

Terminal 3 Ultimate dirancang dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Untuk penghematan energi, pencahayaan di sana menggunakan lampu LED, dan penerangan jalan menggunakan sumber energi solar cell‎.

Sistem fully IBMS, dirancang untuk mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik, dan sebagainya, sehingga menjadi bangunan yang mengusung konsep ecogreen. Selain itu, ada juga difasilitasi rain water system guna memanfaatkan air hujan sebagai air bersih, serta recycle water system dimana teknologi ini mampu mengolah air toilet untuk kembali menjadi air toilet, sehingga dapat menghemat penggunaan air.

Baca juga: BRI Memudahkan Beli Tiket Pesawat Mudik
Ingin Dapat Tiket Pesawat Gratis? Ini Caranya

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama