4 Hoax Mengenai Kecurangan di SPBU

Isu kecurangan saat mengisi bensin di SPBU sudah santer beredar di masyarakat. Apakah isu tersebut sesuai dengan fakta? Simak hasil investigasi tim KreditGoGo!

Mencari tahu mengenai kecurangan yang terjadi di SPBU tidaklah sulit. Coba ketik “kecurangan saat isi bensin” di mesin pencarian Google, terdapat ratusan bahkan ribuan tulisan mengenai hal ini.

Pembahasannya pun tidak hanya seputar masalah kecurangan oleh oknum SPBU, ada juga beberapa tips dan trik untuk mengatasinya. Dan karena dianggap sebagai informasi, artikel-artikel ini banyak dibagikan di media sosial

Permasalahannya, isi artikel tersebut belum tentu benar!

Tim KreditGoGo menyelidiki beberapa isu mengenai kecurangan di SPBU dan menemukan beberapa fakta yang mengejutkan. Ini dia hasil investigasinya.

Isu 1: Pilihlah Pom Bensin dengan Kode 31

Setiap pom bensin memiliki kode sendiri, misalnya 31.xxxxxx atau 34.xxxxxx. Digit pertama menandakan kode wilayah, sementara digit kedua menandakan kepemilikan dari pom tersebut. 

Hampir setiap artikel menyarankan untuk melakukan pengisian bensin di pom dengan kode 31.xxxx. Alasannya angka 1 pada digit kedua menandakan bahwa pom tersebut dimiliki oleh Pertamina, bukan swasta ataupun dealer. Jadi, segi kualitas bensin bisa lebih bagus

Fakta:

Pada akun media sosial resminya, Pertamina menyangkal isu tersebut. Mereka menjelaskan bahwa produk BBM untuk setiap SPBU berasal dari depot yang sama.

Mereka juga menyatakan bahwa BBM dikirim dengan menggunakan mobil tangki dari perusahaan yang sama dan dipompa dengan menggunakan peralatan dispenser yang sama.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas produk. Tidak ada bedanya antara satu SPBU dengan SPBU lainnya.

Isu 2: Lepaskan Tuas Pegangan Selang Saat Pengisian

Saat mengisi bensin, oknum SPBU nakal akan memainkan takaran bensin dengan menekan berkali-kali tuas pegangan selang.

Cara seperti ini dapat mengurangi jumlah bensin yang seharusnya didapatkan meski angka penunjuk liter pada mesin pengisian benar.

Fakta:

Tuas pegangan selang BBM saat ini telah dilengkapi oleh katup sensor yang secara otomatis akan melepas saat BBM sudah memenuhi tangki kendaraan dan menyentuh ujung nozzle.

Mengapa operator perlu menekan tuas pegangan selang? Ternyata, hal ini bertujuan untuk menambah tekanan pada pompa dispenser untuk mengeluarkan bensin lebih banyak ke kendaraan Anda.

Isu 3: Isilah Bensin pada Pagi Hari

Karena tangki penyimpanan bensin terletak di bawah tanah, maka disarankan untuk melakukan pengisian di pagi hari saat temperatur tanah masih dingin. Semakin rendah suhunya, maka semakin padat berat jenis bensinnya.

Jadi, secara teori, saat suhu mulai meninggi di siang hari, bahan bakar akan mengembang dan menyebabkan jumlah pengisian yang dilakukan lebih sedikit.

Fakta:

Kenaikan suhu hanya akan merubah berat jenis bahan bakar, bukan volumnya. Jadi, tidak ada perbedaan volum yang diterima pelanggan saat mengisi bensin.

Isu 4: Isilah Bensin Saat Tangki Setengah Penuh

Tangki setengah penuh akan memiliki udara dan ruang kosong yang lebih sedikit. Hal ini dapat menekan atau mengurangi penguapan BBM pada saat pengisian berlangsung. Sehingga, jumlah bensin di tangki kendaraan Anda tidak akan memiliki banyak perbedaan.

Fakta:

Mungkin Anda belum tahu, tapi saat ini Pertamina telah melengkapi sistem penyimpanan BBM di SPBU dengan sistem vapor recovery. Sistem ini dapat mengembalikan uap yang mengalir ke tangki BBM.

Pompa dispenser juga sudah dilengkapi dengan flow meter yang berfungsi untuk memastikan volum bahan bakar keluar sudah sesuai dengan angka penunjuk liter.

Sobat Gogo, membagikan informasi boleh-boleh saja, tapi sebaiknya periksa dulu kebenarannya. Jangan sampai Anda dicap orang yang suka menyebarkan berita hoax. Tak mau kan?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama