Ibu Rumah Tangga vs Ibu Bekerja

Pilihan mana yang lebih baik, menjadi seorang ibu rumah tangga atau ibu yang bekerja? Manakah yang memberikan peran lebih penting dalam keluarga.

ibu rumah tangga

Kedua peran ini sering menjadi dilema ketika wanita sudah memasuki fase berumah tangga. Selalu ada perdebatan antara pentingnya menjadi ibu rumah tangga ketimbang bekerja dan menyerahkan anak kepada pengasuh. 

Tuntutan menjadi seorang istri dan ibu yang bertanggung jawab terkadang bentrok dengan keinginan untuk meneruskan karir yang sudah dirintis sejak dulu. Saat ini lebih banyak wanita yang sudah berkeluarga lebih memilih bekerja daripada hanya menjadi ibu rumah tangga. 

Dilansir Perusahaan Consulting Accenture baru-baru ini tentang peran wanita Indonesia. Disebutkan Accenture, 42 persen wanita Indonesia lebih memilih bekerja dibandingkan tinggal di rumah. Wanita saat ini beranggapan dia mampu menyeimbangkan karir dan kebutuhan keluarga secara selaras.

Tetapi para wanita yang menjadi ibu rumah tangga pun beranggapan bahwa menjadi ibu rumah tangga adalah peran utama seorang wanita. Ibu rumah tangga memiliki kecukupan waktu untuk mengurus keluarga, dan berperan penting terhadap pertumbuhan buah hati. 

Sering kali inilah yang menjadi perdebatan diantara para wanita. Wanita yang menjadi ibu rumah tangga menganggap perannya lebih penting ketimbang wanita yang bekerja.

Menentukan Pilihan

ide bisnis

Dari banyak perdebatan akan timbul pertanyaan di benak Anda, apakah kedua pilihan tersebut dipandang sebagai sebuah perbandingan Ataukah memang ada satu pilihan yang selalu mutlak lebih baik dari pilhan lainnya?

Menurut aktivis perempuan sekaligus anggota dewan redaksi Jurnal Perempuan Mariana Amiruddin, kedua pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing. Menjadi wanita karir dituntut beban ganda yaitu tanggungjawab terhadap pekerjaan dan rumah. Seringkali juga wanita karir kerap dihampiri rasa bersalah karena waktunya banyak tersita oleh pekerjaan.

Di sisi lain, ibu rumah tangga memiliki banyak waktu untuk mencurahkan perhatiannya terhadap anak dan keluarga tetapi mereka tidak memiliki kemandirian secara ekonomi, sehingga memiliki risiko besar di masa depan. Banyak kasus ibu rumah tangga yang ditinggal suaminya kerap kesusahan karena tidak memiliki sumber penghasilan.

Semua pilihan yang dipilih wanita memiliki manfaat dan resikonya sendiri-sendiri. Tidak ada pilihan yang mudah, tergantung apa cita-cita dari wanita tersebut. Bagaimana dengan Anda, pilih menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja? Jika Anda bingung mari kita lihat keunggulan dari masing-masing peran wanita ni

Keunggulan Masing-Masing

ibu rumah tangga

Ibu Rumah Tangga

1. Memiliki Banyak Waktu

Menjadi seorang ibu rumah rangga memungkinkan Anda memiliki banyak waktu luang dirumah. Ketika pekerjaan rumah tangga sudah selesai Anda dapat melakukan hal lain, dapat bersantai tanpa perlu khawatir dimarahi bos. Anda bisa menghabiskan waktu bersama anak lebih banyak, jika memiliki anak yang masih balita Anda dapat mengajaknya bermain bersama.

2. Mempelajari Keterampilan Baru

Dengan banyaknya waktu luang Anda dapat mempelajari banyak keterampilan baru seperti menjahit, bereksperimen dengan resep baru, membuat prakarya bersama anak dan berbagai keterampilan lainnya.

3. Dapat Menghasilkan Penghasilan Tambahan

Keterampilah baru yang dipelajari ataupun memanfaatkan bakat yang ada dapat menghasilkan penghasilan tambahan. Keahlian tersebut dapat menjadi ladang bisnis untuk ibu rumah tangga. Jadi selain mengurus keluarga tetap bisa menghasilkan pemasukan untuk keuangan keluarga ataupun diri sendiri

4. Memantau Perkembangan Anak

Bila dibandingkan dengan ibu yang bekerja, ibu rumah tangga memang memiliki waktu yang cukup untuk memantau perkembangan anak mulai dari balita hingga dewasa. Mulai dari mengajarinya mengenal berbagai hal, membaca, berhitung, sampai pergaulan anak dewasa nanti.

Ibu Bekerja

wanita karier

1. Memiliki Sumber Penghasilan

Ada banyak wanita yang memilih untuk bekerja agar memiliki sumber penghasilan sendiri. Mereka ingin mandiri dan tidak mengandalkan suami saja. Setidaknya penghasilan yang dihasilkan dapat membantu membiayai pendidikan untuk anak yang biayanya selalu naik setiap tahun. Selain itu ibu bekerja bisa menjadi inspirasi untuk para anak-anaknya betapa pentingnya mempunyai penghasilan sendiri.

2. Mampu Membagi Waktu

Wanita yang memilih untuk bekerja harus memiliki kemampuan membagi waktu dengan baik. Mereka harus memantau anak-anak ketika sedang bekerja dan membagi perhatian antara keluarga dan pekerjaan di kantor. Dirinya juga mesti mengetahui mengenai masalah rumah tangga dan juga memastikan keluarganya baik-baik saja.

3. Berperan Serta dalam Keuangan Keluarga

Dengan bekerja wanita dapat ikut berperan serta dalam keauangan keluarga. Anda dan suami dapat bekerja sama membagi pendapatan untuk keuangan keluarga. Misalnya suami bertanggungjawab pada biaya pendidikan dan istri memenuhi biaya rumah tangga.

4. Kehidupan akan Seimbang

Asal pintar mencari waktu luang dan tau waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu sendiri Anda dapat melakukan kegiatan bersama teman-teman tetapi juga bisa menghabiskan waktu bersama anak. Jadi kehidupan Anda akan seimbang.

Dari keunggulan diatas keduanya sama-sama berperan penting terhadap perkembangan keluarga. Tugas seorang ibu rumah tangga dinilai penting baik untuk perkembangan anak maupun keluarga, tetapi jika ibu bekerja juga sama pentingnya wanita harus membagi perhatiannya untuk karir, anak dan keluarga.

Baca juga: Mama Juga Bisa Kok Jadi Mompreneur. Enggak Percaya?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama