6 Manfaat Memaafkan di Hari Lebaran

Memaafkan merupakan sebuah tindakan toleransi melupakan kesalahan orang lain. Gunakan momen Lebaran untuk memafkan yang ternyata juga memiliki 6 manfaat bagi kesehatan.

Dalam setiap relasi baik pasangan, keluarga, rekan kerja, dan anggota masyarakat lainnya mungkin saja mungkin kerap terjadi beberapa benturan yang menyebabkan pertikaian, rasa benci dan sebagainya.

Istilah nobody’s perfect menjadi gambaran kalau setiap orang pernah melakukan kesalahan. Kata maaf pun menjadi satu hal yang perlu dilakukan saat suatu kesalahan  terjadi. Namun, sayangnya memberi maaf bukan perkara gampang. Tidak sedikit orang yang berada dalam taraf tidak bisa memaafkan lagi,  bahkan untuk pasangan atau keluarga terdekatnya.Nah, di hari raya Idul Fitri, jadikan momen tepat untuk memaafkan banyak orang dan bersihkan hati serta memulai lembaran perjalanan hidup baru kembali.

Tindakan Toleransi

Lalu, sebetulnya apa esensi memaafkan? Mamaafkan itu adalah sebuah tindakan toleransi untuk melupakan, ikhlas, dan percaya bahwa seseorang tidak akan melakukan kesalahan atau kelalaian lagi. Kesulitan ketika memaafkan adalah rasa menolak lupa atas kesalahan yang berujung menjadi perhitungan, sakit hati atau dendam yang mempengaruhi suatu hubungan. Penolakan ini adalah wujud ketidakpercayaan seseorang pada orang lain, termasuk orang terdekat.

“Pernahkah kita sudah bilang memaafkan, tetapi di dalam benak masih mengingat dan menyimpan kesalahan orang-orang. Karena itu saat  memaafkan memang membutuhkan hati lapang dan pikiran positif. Setelah memaatkan dengan ikhlas maka ada rasa tenang dalam hati seseorang dan memberikan kelegaan,” ungkap  Ratih Ibrahim, direktur & psikolog Personal Growth.

Beberapa manfaat  memaafkan untuk kesehatan:

Meredakan Stres

Memaafkan orang lain dapat membuat seseorang merasa lebih tenang sehingga produksi hormon kortisol menjadi lebih rendah. Dengan begitu tingkat stres seseorang dapat diturunkan. Saat terhindar dari stres maka tubuh Anda pun akan menjadi lebih sehat.

Terhindar Depresi

Fakta lain dari memaafkan adalah membuat Anda dapat berpikirpositif. Ini disebabkan karena produksi hormone serotonin meningkat. Serotonin merupakan hormon yang mendatangkan rasa bahagia dan membuat Anda bebas stress dan depresi.

Hilangkan Nyeri

Dari sebuah penelitian di Duke University Medical Center, Amerika Serikat, beberapa tahun lalu, menemukan bahwa para penderita nyeri punggung kronis menjadi berkurang rasa nyerinya setelah mereka memberi maaf.

Jantung Lebih Sehat

Ketika Anda marah dan menyimpan rasa dendam, maka aliran darah orang tersebut menjadi tidak stabil dan membuat tekanan darah tinggi. Seperti diketahui tekanan darah tinggi memiliki pengaruh pada kondisi kesehatan jantung Anda. Saat memaatkan orang lain Anda akan mempunyai rasa lega dan tidak terbeban dari pikiran.

Usia Panjang

Dalam International Journal of Psychophysiology menunjukkan kalau memaafkan dan mempunyai hati lapang dapar membuat panjang usia. Hal ini terungkap dari penelitian yang melibatkan orang tua berusia lebih 66 tahun dan mereka mempunyai kemampuan orang lain sangat besar.

Ternyata memaafkan banyak membawa pengaruh baik bagi kesehatan. Pada Lebaran kali ini pakai sebagai momen untuk memafaatkan banyak orang-orang terdekat. Yang pasti Anda akan menjadi lebih sehat bukan?

Baca juga:

Tak Kalah Unik, Tradisi Lebaran di 11 Negara

6 Fakta Menarik Mudik Lebaran 2016

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama