Hebat! Seorang Pria Berhasil Hidup 1 Tahun Tanpa Biaya Sepeser Pun

Artikel ini menunjukan bahwa seseorang dapat hidup dengan hanya mengandalkan kupon saja. Mungkin hal tersebut merupakan hal yang cukup aneh dan baru bagi Anda, namun tidak ada salahnya untuk disimak, siapa tahu dapat memberi inspirasi bagi Anda.

Hidup 1 tahun dari kupon

Pernahkah Anda membayangkan hidup selama setahun penuh hanya mengandalkan voucher, kupon gratis untuk biaya hidup? Anda mungkin berpikir itu hanya dapat terjadi di film-film Hollywood saja, Anda salah besar. Di kota Chicago, Amerika Serikat ada yang berhasil melakukannya. Tapi ia melakukannya bukan tanpa suatu alasan, melainkan demi sebuah hadiah yang mencapai $ 100.000 atau sekitar 1 milyar rupiah lebih.

Josh Stevens dan Groupon

Tantangan tersebut bernama Live Off Groupon, yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan kupon di internet. Pria yang menerima tantangan itu bernama Josh Stevens. Pria berusia 32 tahun itu adalah bekas akuntan yang bekerja di Chicago. Dia berhasil mengalahkan para pesaingnya yang mencapai 400 kontestan.

Adapun hal-hal yang tidak diperbolehkan semasa ia mengikuti tantangan tersebut.

  • Stevens harus berhenti bekerja, dan meninggalkan apartemennya. Ia hanya boleh dikunjungi sebanyak 5 kali dalam setahun oleh keluarga, dan teman-temannya selama 1 hari penuh.
  • Groupon menyediakan kupon, dan voucher gratis yang dapat digunakan untuk makan di restoran, dan beraktivitas (misalnya ikut kelas yoga).
  • Orang-orang asing atau orang lain yang mendukungnya mengikuti tantangan itu bisa ikut berdonasi kepada Stevens seperti menyediakan kamar untuk tidur, memberikan tumpangan ketika naik kendaraan, sampai memberikan tiket pesawat.
  • Selama tantangan berlangsung, Stevens dilarang keras menggunakan uang atau menyentuh uang.
  • Stevens juga tidak diperkenankan untuk bekerja demi mendapatkan uang atau barang.
  • Stevens dianjurkan untuk memberikan uang tip kepada pelayan jika ia mampir di hotel ataupun restoran. 

Bagaimana Groupon bekerja

Bisa Anda bayangkan betapa sulitnya tantangan itu? Hanya orang tertentu macam Stevens lah yang mampu melakukannya. Seperti yang dilansir dari CNN, Stevens memulainya di pertengahan Oktober 2010, dengan diberi beberapa persediaan oleh Groupon. Dia diberi pakaian, kamera, laptop, ponsel dan paket internet selama satu tahun.

Selama perjalanan satu tahun itu ia berhasil mengunjungi 40 kota yang berbeda di Amerika Serikat. Ia juga memberlakukan tindakan yang hemat. Seperti misalnya, ia lebih memilih menggunakan video call dari Skype, dibandingkan harus menelepon dari ponsel. Terkadang kupon Groupon juga tidak berlaku di kota-kota kecil, sehingga kesulitan untuk menggunakan fasilitas yang ada.

Steven memberikan Anda pengalaman berharga tentang keuangan

Ada beberapa poin penting yang bisa kita pelajari dari Stevens ini. Keterampilan dalam membuat networking dapat membawa kemanapun Anda pergi. Stevens menggunakannya dengan cara yang ekstrim. Itu mengacu kepada penginapan ke wahana, sampai dengan mencuci di rumah orang asing. Dia menggunakan Facebook untuk meminta tiket bus dari Tennessee ke Kentucky, dan ia memiliki 12 penawaran dalam waktu sekitar 12 menit. Nilai moralnya adalah, seberapa sering Anda beralih ke jaringan teman atau rekan sebelum menghabiskan uang untuk solusi?

Pertukaran dapat menggantikan uang tunai. Stevens sering harus melakukan pertukaran kupon untuk melakukan kegiatan seperti mandi, biaya parkir, tips, dan pengeluaran yang tampaknya sepele lainnya. Dia bahkan pernah membayar taksi dengan sekotak kue seharga $ 5. Sebelum Anda menghabiskan uang untuk sesuatu, apakah Anda pernah berpikir tentang bagaimana Anda dapat menukarnya untuk itu?

Hemat ala Stevens dapat mengubah perspektif Anda. Stevens melakukan pertukaran kupon untuk sebuah barang yang biasanya akan dibeli secara cash, tetapi ia membelinya dengan kupon. Dia naik pesawat wisata, mengendarai mobil tua. mencoba les berlayar, mengikuti tur Segway, dan ikut kelas yoga. Ketika ia pergi ke Mall of America, yang memiliki lebih dari 400 toko dan dikunjungi lebih dari 35 juta - 40 juta orang tiap tahun. Ia menulis di blog-nya, "Aku ingin tahu berapa banyak orang yang tidak hidup dari Groupon mengunjungi Mall of America dan berhasil keluar dari sana tanpa mengeluarkan sepeser pun."

Kita tidak pernah tahu motivasi sesungguhnya Stevens ketika mengikuti tantangan hidup 1 tahun tanpa uang, apakah ia ingin mencoba berhemat atau ia hanya sekedar menginginkan hadiahnya? Tapi, banyak sekali pelajaran yang kita bisa ambil sebagai pengalaman Stevens tentang keuangan.

(source image)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama