Jenis Bunga Pinjaman yang Berlaku di Indonesia

Jika mengajukan pinjaman ke bank pasti Anda akan dikenakan bunga. Kira-kira ada berapa jenis bunga yang perlu Anda tau. Simak penjelasannya berikut ini.

bank indonesia

Banyak orang tidak memperhatikan jenis bunga yang digunakan ketika mengambil pinjaman di bank. Hal ini yang sering menyebabkan banyak orang terjebak dengan pinjaman bank. Sebaiknya sebelum Anda mengajukan pinjaman ke bank ketahui dulu jenis bunga yang digunakan dan besaran bunga yang berlaku.

Agar Anda tidak terjebak nantinya pelajari juga perhitungan setiap jenis bunga yang berlaku walaupun suku bunganya sama tetapi perhitungan masing-masing berbeda sehingga jumlah angsurannya akan berbeda. Secara umum bunga pinjaman yang berlaku dibagi menjadi 4 jenis yaitu bunga flat, bunga efektif, bunga anuitas dan bunga mengambang.

1. Suku Bunga Flat

suku bunga flat

Bunga flat adalah perhitungan yang paling mudah, sistem perhitungannya mengacu pada pokok pinjaman awal. Biasanya diterapkan pada kredit barang konsumsi seperti ponsel, membeli KPR, kendaraan dan kredit tanpa agunan.

Pada sistem bunga flat porsi bunga dan pokok dalam angsuran selalu sama setiap bulan. Sebab, bunga dihitung dari persentase bunga dikalikan pokok pinjaman awal.

Tiap bulan angsurannya sama, bunganya sama, cicilan pokoknya juga sama. Dalam kredit bunga flat atau bunga tetap, plafon kredit dan besarnya bunga akan dihitung secara proposional sesuai dengan jangka waktu kredit. Berikut ini contoh perhitungannya

Rumus Bunga Flat:

Total Bunga = pokok pinjaman x suku bunga per tahun x Jangka waktu pinjaman

Besar Angsuran = pokok pinjaman + total bunga / jangka waktu kredit dalam satuan bulan

Perhitungan Bunga Flat

Pokok pinjaman: Rp 50.000.000, bunga flat: 5 %/tahun, jangka waktu kredit: 2 tahun

Total Bunga = Rp 50.000.000 x 5% x 2 = Rp 5.000.000

Besar Angsuran = (Rp 50.000.000 + Rp 5.000.000) / 24 = Rp 2.291.666

2. Suku Bunga Efektif

perhitungan bunga kta

Bunga efektif atau sering disebut juga sliding rate adalah sistem perhitungan biaya bunga yang diperhitungkan berdasarkan saldo pinjaman bukan dari pokok pinjaman awal. Bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya dan dilakukan setiap akhir periode angsuran.

Jadi bunga per bulan akan berubah-ubah berdasar nilai saldo pinjaman. Nilai bunga yang dibayar debitur setiap bulan akan semakin mengecil. Dengan demikian total angsuran bunga semakin lama akan semakin menurun,

Rumus Bunga Efektif:

Bunga per Bulan = Saldo akhir priode x bunga tahunan /12

Perhitungan Bunga Efektif:

Pokok pinjaman : Rp 50.000.000, Bunga : 10 %/tahun, angsuran pokok per bulan Rp 5.000.000

Bunga bulan I = Rp 50.000.000 x 10% / 12 = Rp 416.666

Bunga bulan II = Rp 49.583.334 x 10% /12 = Rp 413.194

Dan seterusnya sampai jangka waktu pinjaman selesai.

3. Suku Bunga Anuitas

Bunga anuitas merupakan modifikasi dari perhitungan kredit bunga efektif. Dalam kredit dengan bunga anuitas, angsuran bulanannya tetap. Namun komposisi bunga dan pokok angsuran akan berubah tiap periodenya. Nilai bunga per bulan akan mengecil, angsuran pokok per bulannya akan membesar.

Rumus Bunga Anuitas:

Angsuran Bulanan = P x I/12 x 1/(1-(1+i/12)m)

P: PokokKredit

I: Suku bunga per tahun

m: Jumlah periode pembayaran (bulan)

Perhitungan Bunga Anuitas:

Pokok pinjaman : Rp 50.000.000, Bunga : 10 %/tahun, Angsuran pokok per bulan Rp 5.000.000

Angsuran bulanan = Rp 50.000.000×10%/12×1/(1-(1+10%/12)12 ) = Rp 2.307.246,32

4. Suku Bunga Floating

suku bunga BI ringan

Dalam sistem ini, tingkat suku bunga akan mengikuti naik-turunnya suku bunga pasar. BI Rate tiap tahun bisa berubah, bank pun menyesuaikan suku bunganya. Setiap tahunnya, cicilan per bulan bisa berbeda tergantung bunga yang berlaku pada saat itu.

Jika suku bunga pasar naik, maka bunga kredit Anda juga akan ikut naik, demikian pula sebaliknya. Sistem bunga ini diterapkan untuk kredit jangka panjang, seperti kredit kepemilikan rumah, modal kerja, usaha dan investasi.

Dengan menggunakan floating rate, pokok pinjaman tetap sama. Yang beda adalah perhitungan suku bunganya. Misalkan suku bunga di tahun pertama 12%, tahun kedua 15%

Perhitungan Bunag Mangambang:

Pokok pinjaman : Rp50.000.000, Jangka waktu kredit : 24 bulan.

Tahun I

Bunga = 12% X Rp50.000.000/12 X 1 = Rp500.000

Pokok pinjaman = Rp50.000.000/24 = Rp2.083.333

Angsuran bulan = Rp2.083.333 + Rp500.000 = Rp2.583.333

Tahun II

Bunga = 15% X Rp50.000.000/12 X 1 = Rp625.000

Pokok pinjaman = Rp50.000.000/24 = Rp2.083.333

Angsuran bulan = Rp2.083.333 + Rp625.000 = Rp2.708.333

Dengan mengetahui cara penghitungan jenis bunga bank, dan mencoba simulasinya, diharapkan Anda bisa lebih berhati-hati dan bijak ketika akan mengajukan pinjaman di bank.

Baca juga: Suku Bunga Efektif dan Suku Bunga Flat, Mana yang Lebih Menguntungkan?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama