Jenis Uang Elektronik Buat Pengaturan Finansial

Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) segera berlaku! Selain dipercaya lebih aman, transaksi non tunai ini bisa semakin memudahkan masyarakat. Yuk, kenal lebih lanjut!

Berdasarkan hasil studi, ada sebanyak 32% peningkatan belanja konsumen yang dilakukan dengan metode pembayaran non tunai. Produk-produk yang dibeli pun tergolong mahal dan kebanyakan menggunakan pembayaran kartu kredit.

Hal ini mendorong pemerintah untuk gerak cepat menerapkan gerakan nasional non tunai (GNNT). Salah satu usahanya adalah dengan menetapkan Gerbang Tol Otomatis (GTO) dengan sistem pembayaran e-toll mulai bulan ini.

GNNT Transaksi non tunai

GNNT Turunkan Kebutuhan Tunai

GNNT adalah gerakan bertransaksi menggunakan kartu tanpa uang tunai. Penggunaannya sangat mudah dan cepat, tanpa harus menggunakan PIN maupun tanda tangan. Untuk pengisian saldonya juga menggunakan sistem elektronik.

Tujuan dari gerakan ini adalah untuk menekan pertumbuhan uang kartal yang terlalu tinggi agar keseimbangan inflasi tetap terjaga.

Selain itu, metode transaksi nontunai bisa mengurangi beban bank sentral untuk melakukan pencetakan dan peredaran uang tunai di masyarakat. 

Bentuk Transaksi Elektronik

Bentuk Transaksi non Tunai

Saat ini sudah banyak jenis transaksi nontunai yang tersedia. Beberapa diantaranya seperti kartu ATM, uang elektronik, kartu kredit maupun e-banking.

1. Kartu ATM

Anda pasti sudah familiar dengan alat transaksi satu ini. Ketika membuka rekening di bank, pihak bank akan memberikan Anda kartu ATM untuk memudahkan transaksi perbankan Anda terutama dalam penarikan tunai dan transfer uang.

Ketika ingin melakukan transaksi, Anda pun tak perlu repot harus datang ke bank. Cukup datang ke salah satu mesin ATM yang dituju. Mesin ATM bisa ditemukan dengan mudah dimana saja sehingga lebih fleksibel.

2. Uang Elektronik

Bentuknya mirip dengan kartu ATM, hanya saja uang elektronik memiliki batas pengisian saldo tidak terhubung langsung dengan rekening tabungan Anda.

Anda pun tidak butuh PIN atau tanda tangan untuk menggunakannya, sehingga bisa dipindahtangan. Namun, pastikan kartu Andaterisi saldo sebelum bertransaksi. 

a.) BNI - TapCash

TapCash adalah produk transaksi elektronik yang berasal dari Bank BNI. Pengisian ulang yang bisa dilakukan dengan maksimum saldo sebesar Rp 1 juta. Selain itu, tidak ada bunga pada kartu TapCash dan tidak dijamin oleh LPS sehingga sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna. 

b.) Bank Mandiri - e-Money

Sementara itu, Bank Mandiri memiliki e-Money yang merupakan kartu prabayar multifungsi sebagai pengganti transaksi pembayaran tunai. Saldo akan sesuai dengan nominal transaksi berarti transaksi Anda berhasil. Limit pengisian saldo e-money sama dengan Tap Cash, Rp1 juta. Maksimal total pengisian ulang per bulan Rp20 juta.

c.) BCA - Flazz

Jika Bank BNI punya TapCash dan Bank Mandiri punya e-Money, Bank BCA memiliki Flazz untuk transaksi non tunai. Limit kartu Flazz  mulai dari Rp20 ribu(minimum top up) hingga Rp1 juta (maksimum top up).

Masa berlaku dari kartu Flazz ini adalah 10 tahun sejak top up terakhir dilakukan.

d.) BRI - Brizzi

Brizzi merupakan produk uang elektronik dari BRI. Pengisian saldo maksimum yang bisa dilakukan adalah Rp1 juta. 

3. Kartu Kredit

Kartu kredit adalah kartu hutang yang wajib dilunasi di bulan berikutnya. Apabila terlambat melakukan pembayaran, ada bunga yang wajib dibayar selain nominal pokok. Meski begitu, keuntungan bertransaksi dengan kartu kredit adalah Anda bisa mendapatkan ragam penawaran, bonus diskon, cashback, hingga potongan harga dari poin rewards. 

Uang Elektronik Buat Lebih Hemat

emoney

Uang elektronik memang sangat bermanfaat dalam mempermudah dan mempercepat beragam jenis transaksi. Mulai dari membayar tol, pengisian bahan bakar, naik kendaraan umum (TransJakarta, Commuter Line), hingga pembayaran tagihan rutin tiap bulan (PLN, Telkom, Indovision, First Media, dan masih banyak lagi).

Dengan uang elektronik yang diberikan batasan saldo, Anda bisa mengatur pengeluaran agar lebih efektif. Misalnya, Anda top up saldo Rp1 juta setiap bulan dalam uang elektronik. Lalu, usahakan tetap bertahan pada limit saldo Anda dalam memenuhi kebutuhan belanja bulanan serta transportasi harian. Dencan cara ini, Anda bakal tambah disiplin dan besar kemungkinan tidak menyentuh uang dalam rekening tabungan Anda.

Gerakan Nasional Non Tunai diprediksi akan berdampak positif pada segala aktivitas perekonomian sehingga transaksi pun menjadi lebih aman dan nyaman. Yuk, bersama-sama mulai mempersiapkan diri dari sekarang! 

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama