Fasilitas Uang Elektronik Memudahkan Pengendara di Jalur Mudik

Antrean panjang kendaraan pada gerbang tol di beberapa jalur mudik selalu terjadi, untuk menanganinya fasilitas uang elektronik di sediakan untuk mempermudah pengendara.

GTO Tol

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tengah menyelesaikan tahap akhir pengaktifan sistem pembayaran di gerbang tol pada jalur-jalur mudik utama musim libur Lebaran 2016 dengan menggunakan uang elektronik BNI TapCash.

Kepadatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi membuat jalan di beberapa jalur mudik mengalami kemacetan terutama di pintu tol. Antrean kendaraan akan terlihan ketika mendakati Lebaran. Namun saat ini ada cara baru untuk meminimalisir jumlah antrean kendaraan dengan uang elektronik BNI TapCash.

Manfaat BNI TapCash

BNI TapCash

Kartu BNI TapCash merupakan kartu uang elektronik BNI yang dapat diisi ulang dan dapat dipindahtangankan. Varian TapCash di antaranya adalah TapCash Generik Batik, TapCash Transportasi, TapCash Tematik Sport, TapCash Tematik Music, TapCash Tematik Tol dan masih banyak seri TapCash lainnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, saat ini jumlah Kartu TapCash BNI yang telah tersebar sebanyak lebih dari 400 ribu kartu. Anda beberapa manfaat yang ditawarkan oleh fasilitas uang elektronik ini. Pertama antrean kendaraan di gerbang-gerbang tol akan semakin pendek.

Dengan melakukan pembayaran secara elektronis di gerbang-gerbang tol tersebut maka antrean kendaraan bisa diminimalisir, karena pembayaran tol jauh lebih cepat dibandingkan dengan pembayaran secara manual menggunakan uang tunai. Jumlah kemacetan di gerbang tol pun bisa berkurang.

Strategi ini merupakan upaya memperlancar arus mudik pada musim liburan bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri  2016 ini. Untuk itu, BNI siap mendukung kolaborasi dengan seluruh perusahaan pengelola jalan tol dan bank-bank penyedia uang elektronik secara maksimal agar manfaat yang diterima masyarakat pengguna tol dapat dioptimalkan.

Selain untuk layanan tol pada arus mudik, BNI Tap Cash juga dapat digunakan untuk alat pembayaran fasilitas umum dan layanan rekreasi. Misalnya, BNI Tap Cash dapat digunakan untuk membayar jasa Bus TransJakarta, Kereta Commuter Jabodetabek, parkir elektronik Reska, dan Kereta Bandara Kualanamu Medan.

Kemudian untuk pembelian di Universitas Gadjah Mada Foodpark, tiket masuk Snowbay Waterpark, pembelian Alfamart Jabodetabek, Lawson Jabodetabek, Terminal Parkir Elektronik DKI Jakarta, serta toko lainnya berlogo Tap Cash.

Daftar Jalur Mudik

Jalur Mudik Indonesia

Lalu dimana saja kah jalur mudik yang bisa menggunakan BNI TapCash? Lima jalur mudik utama yang melalui jalan tol disiapkan untuk melayani pembayaran dengan BNI TapCash yaitu di Tol Cikampek, Tol Purbaleunyi, Tol Cipali, Tol Palikanci, dan Tol Kanci Pejagan.

Hal tersebut dipastikan saat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan Launching Uji Coba Integrasi Sistem Transaksi di Gerbang Tol Palimanan, Jawa Barat, pada Senin 13 Juni 2016.

Saat ini, BNI TapCash sudah dapat digunakan di Tol JLJ/ JORR (Rorotan-Pondok Ranji), Tol MLJ (Ulujami-Meruya), Tol BORR (Bogor Selatan/ Sentul), Tol Jakarta Tangerang, danTol Jagorawi (baru sampai Cibubur).

Mulai 13 Juni 2016, penggunaan BNI TapCash diperluas ke Tol Cikampek, Tol Purbaleunyi, Tol Cipali, Tol Palikanci, dan Tol SMR (Kanci-Pejagan) yang merupakan jalur mudik di musim Liburan Bulan Ramadan dan Lebaran 2016.

Selain BNI, BUMN perbankan lainnya yang juga meluncurkan fasilitas uang elektronik adalah PT Bank Mandiri Persero Tbk dengan layanan uang elektronik (e-money). Fasilitas e-money milik Bank Mandiri ini digunakan sebagai alat pembayaran non-tunai di tol ruas Cikopo-Palimanan (Cipali), ruas Kanci-Pejagan, dan ruas Pejagan-Brebes Timur efektif berlaku 13 Juni 2016.

Dengan adanya fasilitas uang elektronik ini Anda tidak harus mengantri ketika masuk gerbang tol. Kendaraan akan lebih lancar karena transaksi pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat.

Baca juga: Wah, Asyiknya Menggunakan Uang Elektronik.
4 Perbandingan Produk E-Money di Indonesia

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama