89 Fintech Lakukan Pelanggaran, Perlindungan Data Peribadi Minim

Sebanyak 89 aplikasi pinjaman online mendapat aduan dari peminjam karena melakukan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia.

Anda ingin mengajukan pinjaman online cepat? Ternyata, tidak semua fintech peer to peer (P2P) lending atau aplikasi pinjaman online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa Anda percaya! Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menerima aduan atas pelanggaran yang dilakukan oleh 89 fintech P2P lending, dengan 25 diantaranya tercatat di OJK.

LBH menyatakan bahwa hingga 25 November 2018, terdapat 1.330 aduan atas pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang dilakukan oleh fintech P2P lending. Sebanyak 975 korban adalah perempuan dan pengaduan sebagian besar berasal dari Jakarta.

“Walau dia terdaftar di OJK, nyatanya tidak menjamin aplikasi tersebut tidak melakukan pelanggaran sebagaimana aplikasi yang tidak terdaftar,” papar Jeanny, pengacara publik LBH Jakarta.

Beberapa pelanggaran yang dilaporkan adalah penyebaran data-data peribadi lewat WhatsApp, pengancaman, pemfitnahan, pelecehan seksual serta sistem pinjaman yang tidak terkelola baik. Sumber utama masalah ini adalah perlindungan data peribadi pengguna aplikasi pinjaman online yang sangat minim.

Misalnya, petugas aplikasi pinjaman online mengakses data-data peribadi peminjam tanpa izin. Jika peminjam telat membayar, ia akan membuat grup WhatsApp berisi semua nomor kontak telepon peminjam. Selanjutnya, petugas tersebut akan menyatakan besarnya tunggakan, menyebarkan foto KTP, nomor rekening bahkan lembar pertama buku tabungan di grup WhatsApp.

LBH menghimbau OJK dan pemilik fintech P2P lending untuk membenahi sistem serta menyelesaikan permasalahan yang ada. Selain itu, LBH juga akan mengambil langkah hukum bersama korban, baik pidana atau perdata.

Jika Anda adalah salah satu korban aplikasi pinjaman online, jangan ragu atau malu untuk melapor kepada LBH. Untuk pinjaman cepat yang lebih aman, Anda bisa memilih KTA atau kredit multiguna secara online. Beberapa pilihannya adalah CTBC Bank KTA Dana CintaAmar Bank Tunaiku KTABFI Finance Kredit Multiguna Rumah dan Bank DBS Pinjaman dengan Jaminan.

(Sumber: Kompas)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama