Beli Rumah dengan BPJS Ketenagakerjaan, Cukup DP 1%!

Ada alternatif bantuan dana untuk beli rumah. Selain ambil pinjaman KPR, karyawan kini bisa manfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah!

Sejak pertengahan tahun 2017, BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakanManfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada para pesertanya berupa fasilitas pembiayaan KPR, uang muka perumahan dan pinjaman renovasi rumah.

Beberapa waktu lalu, Agus Susanto, direktur utama BPJS Ketenagakerjaan juga mengumumkan lembaganya bersedia kerjasama dengan perusahaan yang jadi peserta BPJS untuk membangun perumahan karyawan.

DP1% Pinjaman KPR BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Biayai Perumahan Untuk Karyawan

"Kalau perusahaan punya lahan kosong yang dioptimalkan untuk dibangun perumahan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan siap membiayai," mengutip kata Agus saat acara penandatanganan kerjasama BPJS, Peruri, dan BTN, pada akhir Oktober lalu.

Penyaluran dana untuk pembiayaan perumahan ini telah dimulai sejak Juni 2017. Dana yang digelontorkan sudah mencapai jumlah Rp5.5 triliun.

Skema kerjasama tersebutditujukan agarkaryawan yang berpendapatan rendah dan masuk kategori MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) bisa memiliki rumah subsidi yang dibangun oleh Pemerintah.

MBR adalah masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp3.5 juta untuk pemberian subsidi rumah tapak, dan Rp5.5 juta untuk pemberian subsidi rumah susun.

Program MLT BPJS Ketenagakerjaan

DP1% Pinjaman KPR BPJS Ketenagakerjaan

Program MLT dari BPJS Ketenagakerjaan untuk pembiayaan rumah dibagi menjadi 3 kategori pinjaman yaitu:

1. Pinjaman KPR

Melalui program ini, MBR bisa mendapatkan pinjaman dana untuk membeli rumah kisaran harga Rp120 juta – Rp190 juta. DP (down payment) hanya sebesar 1% dengan bunga 5% per tahun flat, selama 20 tahun.

Baca juga: Ambil Cicilan KPR atau Beli Rumah dengan KTA?

Jenis pinjaman ini diberikan kepada MBR dan Non MBR. Namun, untukNon MBR syarat DP yang harus dipenuhi adalah sebesar 5% dengan bunga sebesar BI Repo Rate (BI RR) ditambah 3% selama 20 tahun. Harga rumahnya maksimal Rp500 juta.

2. Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP)

Kredit diberikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai uang muka untuk pinjaman KPR yang akan digunakan. Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI), program ini hanya dikhususkan bagi MBR dan tidak untuk Non MBR

Besaran bunga untuk PUMP adalah sebesar BI RR+3% dengan jangka waktu tidak lebih dari 15 tahun.

3. Pinjaman Renovasi Rumah (PRR)

Pinjaman ini diperuntukan untuk kegiatan renovasi rumah dari peserta BPJS Ketenagakerjaan. Besar bunga PRR adalah sebesar BI RR+3% dengan jangka waktu 10 tahun dengan plafon maksimal sebesar Rp 50 juta. Ketentuan ini berlaku bagi MBR dan juga Non-MBR.

Cara Mengajukan Pinjaman KPR DP 1%

DP1% Pinjaman KPR BPJS Ketenagakerjaan

Peserta BPJS Ketenagakerjaan harus mendatangi Bank BTN dan mengajukan permohonan kredit. Dokumen persyaratan yang harus Anda bawa adalah data diri lengkap disertai data rumah yang akan dibeli.

Selanjutnya, pihak bank akan melakukan verifikasi untuk pengajuan KPR Anda melalui proses BI Checking. Bila Anda lolos BI Checking, berikutnya Anda cukup mengirimkan fotokopi permohonan kredit dan kartu keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah itu, BPJS Ketenagakerjaan akan mengeluarkan surat persetujuan kepada pihak bank untuk proses pemberian kredit. Jika bank sudah memeriksa dan peserta dinyatakan lolos verifikasi maka, bank akan memproses pemberian kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Syarat Pengajuan KPR DP 1%

Secara garis besar, ada dua jenis persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta BPJS untuk mengajukan kredit KPR Dp 1%, yaitu syarat peserta dan rumah yang akan dibeli.

Baca juga: Cara Mencairkan Dana BPJS, Cuma 2 Langkah!

Berikut ini adalah rincian kedua persyaratan tersebut:

Persyaratan peserta:

  1. Sudah menjadi pegawai tetap di perusahaan minimal 1 tahun.
  2. Peserta sudah 1 Tahun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan..Seluruh kewajiban administrasi & kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sudah terpenuhi .
  3. Iuran aktif, tidak ada tunggakan iuran kepesertaan.
  4. Belum memiliki rumah sendiri, untuk pengajuan kredit KPR dan PUMP.
  5. Memenuhi syarat dan ketentuan bank penyalur dan OJK (lolos BI Checking, tidak mendapatkan kredit serupa dari bank/instansi manapun).
  6. Telah direkomendasi BPJS Ketenagakerjaan untuk pengajuan kredit.

Persyaratan Rumah yang akan dibeli:

  1. Rumah yang akan dibeli merupakan tempat tinggal pertama. Artinya, bila peserta sudah memiliki rumah dan ingin membeli rumah baru maka tidak diperbolehkan menggunakan program ini.
  2. Rumah yang akan dibeli bisa berupa rumah baru ataupun rumah bekas, dengan maksimal harga yang telah ditetapkan untuk MBR dan Non MBR

Simulasi Penghitungan

Contoh, Anda akan membeli rumah dengan harga Rp150 juta. DP yang perlu Anda siapkan dari dana pribadi adalah sebesar 1% setara dengan Rp 1.5 juta. Sisanya Rp148.5 jutabisa Anda cicil melalui bank dengan pinjaman KPR selama 20 tahun, bunga flat 5% per tahun.

Baca juga: 5 Alasan Lebih Untung Beli Rumah Bekas

Adanya program ini tentunya akan sangat membantu bagi kalangan pekerja yang sedang mencari rumah hunian. Bila Anda tertarik, segera kunjungi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai program ini.

Jangan lupa bagikan pengalaman Anda kepada kami dan pembaca lainnya jika berhasil memanfaatkan fasilitas ini, ya!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama