Ingin Menghemat Biaya Medical Check-up? Ini Caranya

Pengeluaran terbesar bagi seseorang adalah biaya kesehatan, salah satunya adalah medical check-up. Ada beberapa cara dalam menyiasati biaya medical check-up. simak tips berikut ini.

doctor analyze result check-up

Medical Chek-up sangatlah penting dilakukan karena dapat mendeteksi dini penyakit sekaligus menghemat biaya pengobatan. Seperti yang sudah Anda ketahui biaya pengobatan tidaklah murah terlebih lagi jika Anda mengidap penyakit yang serius.

Ada banyak biaya yang harus dikeluarkan ketika Anda jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Melakukan medical chekup sedini mungkin diharapkan dapan mendeteksi penyakit lebih awal sehingga penganannya pun tidak terlanjur berat dan memakan biaya.

Namun kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ini masih rendah. Berbagai faktor menjadi alasan bagi mereka yang menolak medical check-up (MCU), antara lain tidak ada waktu, takut terdeteksi penyakit, takut terhadap jarum atau darah, merasa tidak perlu dan terakhir adalah biaya yang mahal.

Memang tidak dapat dipungkiri untuk melakukan medical check-up diperlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi jika dibandingkan dengan biaya pengobatan yang mahal tentunya melakukan pemeriksaan sejak dini tidak akan merugikan.

Nah, berikut ini adalah tips cara mengatur keuangan yang baik terutama untuk menyiasati biaya medical check-up.

1. Pilih Paket dan Sesuaikan dengan Anggaran

paket medical check-up

Saat ini sudah banyak rumah sakit, layanan medis ataupun klinik yang memberikan paket layanan medical check-up dengan harga yang terjangkau dan berkualitas. Paket tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan riwayat penyakit Anda.

Misalnya saja paket rontgen, paket urin, pemeriksaan abdomen, atau total check-up. Tanpa mengurangi fungsi keseluruhan dari MCU itu sendiri, paket-paket tersebut ditawarkan dengan harga mulai dari Rp500 ribu hingga MCU paket lengkap seharga tiga juta rupiah.

Baca juga: Jenis-Jenis Persalinan dan Perkiraan Biayanya

2. Pilih Laboratorium Klinik yang Profesional

Selain di rumah sakit medical check-up dapat dilakukan di laboratorium professional, harganya pun sedikit lebih hemat jika dibandingkan dengan di rumah sakit. Anda bisa melakukan medical check-up di laboratorium klinik yang memiliki paket check-up.

Caranya pun mudah Anda hanya meminta rujukan dokter atau menunjukkan riwayat check-up sebelumnya untuk mengambil paket di laboratorium klinik profesional. Untuk meghemat biaya medical check-up maka Anda tidak perlu melakukannya langsung di rumah sakit.

3. Manfaatkah Asuransi

health insurance

Cara lain untuk menghemat biaya medical check-up adalah dengan memanfaatkan asuransi. Ada jenis asuransi yang dapat memproteksi biaya kamar rumah sakit, biaya dokter, obat, hingga medical check-up. Ketika mengajukan asuransi, kenali kembali produk asuransi yang Anda pilih.

Jika asuransi yang Anda memiliki manfaat tersebut maka Anda dapat menghemat biaya medical check-up. Selain asuransi umum, asuransi lain yang dapat digunakan adalah asuransi BPJS. Anda bisa menggunakan fasilitas dari pemerintah ini untuk melakukan check up dengan harga hemat bahkan gratis.

4. Deteksi Secara Mandiri dan Kenali Kondisi Anda

cek darah kolesterol

Medical check-up dianjurkan terutama pada mereka yang berusia 35 tahun keatas, baik mempunyai keluhan ataupun tidak. Pada usia ini biasanya seorang pria maupun wanita sudah mulai masuk zona nyaman dan cenderung punya gaya hidup yang tidak sehat.

Pada golongan usia itu proses penuaan mulai terjadi. Tapi bukan berarti di bawah usia 35 tahun tidak perlu melakukan medical check-up mendeteksi secara mandiri bisa dilakukan dengan mengenali kondisi tubuh Anda.

Ataupun Anda bisa menyisihkan Anggaran mulai dari sekarang untuk biaya medical check-up. Jadi, ketika sewaktu-waktu diperlukan Anda dapat memenuhinya tanpa pikir panjang pada kondisi keuangan Anda. Jaga juga kesehatan tubuh selagi masih muda dan rajinlah berolahraga.

Semoga tips diatas bisa membantu Anda menghemat biaya medical check-up yang paling penting adalah selalu jaga kesehatan dan atur pola hidup Anda.

Baca juga: Pertimbangan dalam Memilih Asuransi Kesehatan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama