Waspada Penyakit Demam Berdarah Pada Anak!

Demam berdarah menjadi salah satu penyebab kematian pada anak dengan presentase tinggi. Waspada sebelum terjadi, kenali ciri-cirinya dan berikan perlindungan kesehatan yang tepat.

Bahagianya saat melihat si kecil bergerak aktif, ceria dan selalu tersenyum. Salah satu kunci penting bagi anak untuk menjaganya tetap aktif dan ceria adalah menunjang kesehatannya. Namun, tidak dapat dipungkiri jika segala upaya untuk menjaga kesehatan tetap bisa kecolongan.

Tanpa kita sadari virus, bakteri atau bahkan nyamuk menjadi biang penyakit yang menyerang si kecil. Seperti nyamuk aedes aegepty, nyamuk tersebut menularkan sebuah virus yang menyebabkan penyakit demam berdarah pada anak.

Bahaya Demam Berdarah Pada Anak

Demam berdarah sebenarnya bukan penyakit langka yang jarang terjadi, pasalnya penyakit ini sudah ditemukan sejak tahun 1953 yang kala itu pertama kali terjadi di Filipina. Bahkan bisa disebut jika penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang cukup akrab bagi Indonesia karena beriklim tropis.

Demam berdarah juga menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak, bahkan penyakit ini sangat mudah menyerang karena seperti yang kita tahu si kecil masih dalam fase pertumbuhan sehingga daya tahan tubuhnya masih belum cukup kuat terhadap penyakit.

Seberapa bahayanya penyakit demam berdarah pada anak?

Penyakit demam berdarah adalah salah satu penyakit yang berbahaya, pada umumnya DBD bisa diatasi dengan penanganan medis yang tepat. Namun pada anak bahaya yang ditumbulkan dari virus dengue yang dibawa oleh nyamuk  aedes aegepty dua bahkan tiga kali lebih berbahaya.

1. Menyebabkan Pembuluh Darah Pecah

Salah satu alasan kenapa penyakit demam berdarah adalah dampak yang cukup kompleks terjadi di dalam tubuh saat virus dengue ini masuk ke dalam pembuluh darah, yaitu menurunkan jumlah trombosit, gangguan pada paru-paru, gangguan pada jantung, dan rasa sakit yang hebat di bagian perut.

Bahaya yang paling mengerikan adalah pecahnya pembuluh darah. Saat virus masuk dan menyebar ke dalam aliran darah, virusnya akan menyerang dinding pembuluh darah sehingga mengakibatkan kebocoran pada pembuluh darah.

Dalam kondisi yang ringan pecahnya pembuluh darah hanya akan menimbulkan bercak-bercah di bagian kulit. Namun terburuknya bisa mengakibatkan pendarahan di ginjal, saluran cerna, paru-paru bahkan pendarahan pada otak yang akhirnya berakibat fatal.

2. Kematian

Virus yang dibawa nyamuk aedes aegipty merupakan salah satu virus yang mematikan. Seperti yang telah kita bahas bersama di atas, virus dengue bisa menyebabkan pembuluh darah pecah yang berujung dengan berbagai dampak yang kompleks.

Hal tersebutlah yang membuat penyakit DBD berbahaya, bahkan selain membuat pembuluh darah pecah demam berdarah juga bisa berakibat kematian. Demam berdarah menjadi salah satu penyebab kematian pada anak dengan presentase tinggi. Bahkan DBD disebut dapat menyebabkan kematian hanya dalam hitungan hari.

Sayangnya, sampai sekarang ini meski telah digolongkan sebagai penyakit berbahaya, penyakit demam berdarah belum dapat ditemukan vaksinnya. Hal ini karena virus demam berdarah sendiri terdiri dari 4 tipe virus yang berbeda. Tidak hanya itu, umumnya penderita DBD juga berisiko untuk terkena lagi.

Melindungi Anak dari Risiko Penyakit Demam Berdarah

Untuk melindungi si kecil dari risiko penyakit demam berdarah Anda sebagai orang tua perlu mengetahui gejala umum. Pencegahan resiko bahaya penyakit demam berdarah dapat dilakukan dengan mengenali beberapa ciri ciri penyakit demam berdarah.

Beikut ini ciri-ciri dan gejala demam berdarah pada anak dan balita. Tanda-tanda umum dan gejala demam berdarah pada anak dan balita, antara lain:

1. Mendadak demam tinggi, bisa mencapai 105 ° F (40 ° C)

2. Sakit di belakang mata, nyeri sendi, otot, dan / atau tulang

3. Sakit kepala yang hebat

4. Ruam di sebagian besar tubuh

5. Perdarahan ringan dari hidung (mimisan) atau gusi

6. Kulit mudah memar

7. Terkadang disertai batuk dan pilek, tidak nafsu makan, mual dan muntah serta gatal pada telapak kaki

Selain mengenali ciri-ciri dan gejala yang menyerang anak, Anda juga perlu mempersiapkan perlindungan yang tepat. Asuransi kesehatan akan membuat Anda tenang ketika si kecil terkena demam berdarah. Memang tidak semua serangan penyakit ini membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Perlindungan Terbaik Keluarga

Namun, untuk meminimalisir biaya kesehatan yang tinggi Anda bisa memilih asuransi kesehatan yang tepat untuk keluarga. Axa Mandiri Hospitalife memberikan akses perawatan optimal untuk berbagai penyakit tropis seperti demam berdarah.

Asuransi Mandiri Hospitallife dari Axa Mandiri memberikan pertanggungan yang lengkap. Anda akan mendapatkan perlindungan kesehatan rawat inap harian, rawat jalan, rawat inap akibat penyakit tropis (demam berdarah, tifus), perawatan intensif rawat inap ruang ICU, dan santunan uang duka.

Melihat senyum si kecil ketika sembuh dari penyakit akan manjadi kebahagian untuk para orang tua. Sehingga menjaga kesehatan mereka merupakan hal terpenting yang harus dilakukan dengan perlindungan kesehatan yang tepat.  Saatnya, Anda tidak perlu cemas lagi soal biaya pengobatan buah hati tercinta bila sakit dengan jaminan asuransi terbaik. 

Baca juga:

4 Asuransi ini Cocok Untuk Keluarga Muda

Fakta : Wanita Rentan Sakit hingga Butuh Biaya Tinggi dibanding Pria

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama