Pilih Asuransi Berdasar Apa Sih: Premi atau Manfaat?

Sebagian besar orang Indonesia masih malu dan enggan mengambil asuransi kesehatan, padahal manfaatnya banyak? Bahkan bisa diwariskan. Apa justru persepsi orang Indonesia masih salah?

  1. apa sih manfaat utama dari asuransi kesehatan?
  2. jadi, mana yang jadi pertimbangan:manfaat atau premi?
  3. manfaat menjadi pertimbangan utama beli asuransi?
  4. oke,apa yang harus diperhatikan?

Pada dasarnya, sebagai produk proteksi, asuransi kesehatan tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori investasi. Mengapa? Itu karena tidak ada imbal hasil asuransi kesehatan yang bisa dimasukkan, atau disebut, uang. Dengan kata lain, imbal hasil berupa uang tunai yang diharapkan dari proteksi asuransi ini ya tidak ada. 

Tapi, Anda bisa mendapatkan benefit tersebut dalam bentuk lain, yaitu layanan rumah sakit atau bahkan penggantian biaya yang lazim disebut reimbursement. Jadi ya wajar saja dalam benak masyarakat Indonesia berpikir bahwa ketika mereka menyetor duit premi dan ketika duit premi tersebut lantas hangus karena tidak ada klaim, sang pemilik polis asuransi kadung merasa rugi.

Jika ditanya dengan jujur, apakah Anda tergolong orang yang masih berpikiran seperti ini?

Tidak apa-apa jujur kepada diri sendiri. Itu memang faktanya. Nah untuk itu, ada banyak perusahaan asuransi memutar otak agar masyarakat bisa teredukasi bahwa asuransi kesehatan itu memang diperlukan seiring biaya untuk kesehatan yang semakin naik. Hasilnya, ada banyak perusahaan asuransi yang memberi iming-iming pengembalian premi yang sudah dibayarkan pemegang polis.

Salah satu perusahaan asuransi kesehatan layak ditengok adalah AXA (PT AXA Financial Indonesia) dan Prudential. Dari kedua perusahaan asuransi ini, Anda bisa temukan produk asuransi kesehatan dengan premi yang bisa dibayar dari mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 tiap bulan.

Manfaat yang diberikan pun ada variasi. Misalnya penggantian biaya rawat inap hingga Rp 1 juta per hari hingga biaya harian kamar unit perawatan intensif dengan nilai hingga Rp 2,5 juta per hari. Belum lagi manfaat untuk Anda yang memerlukan biaya pembedahaan, dengan nilai hingga Rp 12 juta per pembedahan. Belum lagi penggantian biaya pemulihan atas perawatan di rumah sakit hingga Rp 2 juta, dan biaya santunan hingga Rp 12 juta untuk risiko meninggal dunia.

manfaat atau premi

Apa sih manfaat utama dari asuransi kesehatan?

Di era internet sekarang ini, sebenarnya kita sebagai konsumen bisa dengan mudah mencari informasi mendalam mengenai produk asuransi yang ingin kita beli. Jika di situsnya masih kurang lengkap, kita pun bisa menelepon perusahaan asuransi tersebut untuk bertanya lebih lanjut.

Sebagai informasi, manfaat dasar dari asuransi kesehatan adalah Inpatient atau manfaat rawat inap. Manfaat ini meliputi jasa dokter umum, dokter spesialis, obat, fisioterapi, dan diagnostik. Benefit ini juga termasuk pembedahan, dari bedah kecil hingga bedah kompleks, pemulihan setelah rawat inap, ambulans, santunan rawat jalan karena kecelakaan, dan santunan kematian.

Jadi, Mana yang Jadi Pertimbangan: Manfaat atau Premi?

Menurut Budi Raharjo, Direktur Senior Partner OneShildt Financial Planning, nilai positif asuransi yang mengembalikan premi adalah bisa merangsang keluarga untuk membeli produk proteksi. Di sisi lain, dengan adanya pengembalian premi tersebut berarti nasabah menghemat sejunlah uang yang seharusnya dibayarkan untuk premi. Nilai lebih ini yang menjadikan asuransi dengan pengembalian premi menjadi lebih menarik dibanding yang tidak.

Padahal dengan benefit yang sama, produk asuransi yang memberikan pengembalian premi umumnya memungut premi yang lebih besar daripada produk yang tidak mengembalikan premi. Menurut Budi pula, premi risiko asuransi tersebut sudah masuk ke dalam risk pool.

Manfaat menjadi pertimbangan utama beli asuransi

Untuk Anda ketahui, tawaran manfaat ditambah pengembalian premi dari asuransi jenis ini sekilas tampak menggiurkan. Tapi harus diketahui bahwa beberapa perencana keuangan mencoba memberi gambaran lebih luas agar kita sebagai konsumen juga paham dengan kekurangan produk ini. Pengenalan yang lebih dalam terhadap produk yang baru diluncurkan akan menambah wawasan konsumen akan manfaat asuransi itu sendiri.

Kurnia Sukmanagara, perencana keuangan dari Fin-Ally Financial Consulting, seperti dikutip Kontan, mengatakan bahwa manfaat yang ditawarkan mesti menjadi pertimbangan keluarga. Tidak terkecuali ketika membeli produk asuransi yang mengembalikan premi.

rawat inap

Apa sih manfaat utama dari asuransi kesehatan?

Di era internet sekarang ini, sebenarnya kita sebagai konsumen bisa dengan mudah mencari informasi mendalam mengenai produk asuransi yang ingin kita beli. Jika di situsnya masih kurang lengkap, kita pun bisa menelepon perusahaan asuransi tersebut untuk bertanya lebih lanjut.

Sebagai informasi, manfaat dasar dari asuransi kesehatan adalah Inpatient atau manfaat rawat inap. Manfaat ini meliputi jasa dokter umum, dokter spesialis, obat, fisioterapi, dan diagnostik. Benefit ini juga termasuk pembedahan, dari bedah kecil hingga bedah kompleks, pemulihan setelah rawat inap, ambulans, santunan rawat jalan karena kecelakaan, dan santunan kematian.

Oke. Apa lagi yang harus diperhatikan?

Jika Anda memang sudah melek asuransi kesehatan, pastikan juga bahwa kita sebagai konsumen benar-benar melihat reputasi perusahaan asuransi tersebut. Pasti ada pertanyaan,” Pak, semua perusahaan asuransi reputasinya bagus semua. Saya jadi bingung!”

Jika sampai pada level ini, berarti bagus. Bagus dalam arti kita sebagai konsumen harus benar-benar mempelajari secara seksama perusahaan asuransi tersebut. Untuk melihat profesionalitas dan kompetensi perusahaan tersebut, lihatlah bagaimana mereka menangani klaim para pemegang polis. Lihat juga bagaimana perusahaan itu menangani keluhan para pemegang polis. Jika semakin ahli sebuah perusahaan menangani hal itu, maka semakin tinggi reputasinya. Tentu reputasi itu bersifat kualitatif, dan persepsi semua orang tidaklah sama.

Satu hal lagi, jika manfaat menjadi pertimbangan utama, tengok pula kemampuan keluarga dalam membeli produk asuransi itu. Jika Anda cari produk asuransi dengan manfaat yang cukup ‘mahal’, itu juga belum tentu yang terbaik. Tapi terlalu mahal juga bisa jadi tidak efisien. Intinya, seimbangkan kebutuhan Anda akan proteksi kesehatan dengan kemampuan keuangan. Tentunya jika pendapatan semakin meningkat, Anda bisa juga meningkatkan proteksi kesehatan dengan manfaat yang lebih banyak. Lalu, puaskan diri Anda dengan reputasi layanan klaim yang prima.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama