Persiapan Kesehatan Sebelum Hamil Anak Pertama

Banyak pasangan yang merencanakan ingin segera memiliki anak usai pernikahan. Ternyata, kehamilan pertama perlu dipersiapkan matang. Apa saja?

Agar kehamilan hingga proses kelahiran berjalan lancar, wanita harus memiliki persiapan yang cukup matang. Lantas, kapan waktu yang pas bagi seorang wanita untuk mempersiapkan itu semua? Apakah ketika sudah menikah atau sebelumnya?

Menurut Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Dr. Febriansyah Darus, SpOG(K), tidak ada batasan kapan waktu yang tepat bagi seorang wanita untuk mempersiapkan diri. Namun, akan lebih baik bila mempersiapkan itu semua sebelum memutuskan untuk menikah.

Mungkin saat ini Anda telah memutuskan dan siap menjadi orangtua. Agar kehamilan Anda sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula, ada beberapa hal penting yang perlu Anda lakukan sebelum Anda mulai menjalani program hamil.

1. Jadwalkan Kunjungan Pra-Konsepsi

Hubungi ahli kandungan, bidan, atau dokter keluarga Anda untuk melakukan pemeriksaan pra-konsepsi.Dokter akan meninjau riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Anda, kondisi kesehatan saat ini, dan semua obat atau suplemen yang dikonsumsi.

Beberapa obat-obat dan suplementidak aman bagi kehamilan, dan beberapa di antaranya mungkin perlu diganti sebelum Anda mulai menjalani program hamil, sebab obat-obat tersebut tersimpan dalam lemak dan mengendap di tubuh Anda.

Selain itu, Anda perlu mendiskusikan pola makan, berat badan, olahraga, dan kebiasaan buruk yang mungkin dimiliki seperti merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan. merekomendasikan multivitamin, melakukanimunisasi, menguji kekebalan tubuh terhadap penyakit seperti cacar air, rubella, dan lain-lain.

Selain itu, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis jika Anda menderita masalah kesehatan tertentu, seperti asma, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

2. Konsumsi Asam Folat (Dan Berhati-Hati Terhadap Vitamin A)

Mengkonsumsi suplemen asam folat sangat penting dalam program hamil. Dengan mengkonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari selama setidaknya satu bulan sebelum Anda hamil dan selama trimester pertama kehamilan Anda, Anda mengurangi resiko mengandung bayi yang menderita cacat.

3. Hentikan Minuman Keras, Merokok, dan Obat-Obatan

Jika Anda merokok ataumengkonsumsi obat-obatan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berhenti. Banyak penelitian menunjukkan bahwa merokok atau mengonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir bayi rendah.

Menghentikan kebiasaan yang tidak sehat ini mungkin sulit. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dia bisa menyarankan kepada Anda alat atau perawatan ke sebuah program untuk membantu berhenti mengkonsumsi obat.

4. Siapkan Stok Makanan Sehat

Anda harus sudah mulai memilih makanan yang bergizi sebelum memulai program kehamilan, sehingga tubuh akan dipenuhi dengan nutrisi yang Anda butuhkan untuk menerima kehamilan yang sehat.

Cobalah untuk mengasup minimal 2 cangkir buah dan 2 1/2 cangkir sayuran setiap hari, serta konsumsilah banyak biji-bijian dan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, jus jeruk yang mengandung kalsium dan yoghurt.

5. Hindari Infeksi Dan Jaga Kesehatan

Sangat penting untuk menghindari infeksi ketika Anda sedang dalam program hamil, terutama jenis infeksi yang bisa membahayakan calon bayi Anda. Jenis makanan seperti keju lunak yang tidak dipasteurisasi dan produk susu lainnya, daging merah, ikan mentah dan unggas tertentu dapat menjadi sarang bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis, sebuah penyakit yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati.

Anda juga harus menghindari jus yang tidak dipasteurisasi karena bisa jadi mengandung bakteri seperti salmonella atau e-coli. Pastikan untuk sering mencuci tangan ketika menyiapkan makanan, dan pastikan kulkas Anda diatur pada suhu antara 2 hingga 4 derajat Celcius dan freezer Anda berada pada atau di bawah -18 derajat C.

Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi flu, untuk menghindariflu pada saat hamil. Flu pada saat hamil dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan persalinan prematur.

Perlindungan Tepat untuk Mendukung Program Hamil

Ketika melakukan program hamil Anda wajib sekali menjaga kondisi tubuh dan baddan tetap prima agar terhindar dari penyakit seperti tifus, demam berdarah, ataupun diare. Selain kesehatan yang harus diperhatikan Anda juga perlu memproteksi diri dengan perlindungan kesehatan yang tepat. Kenapa?

Biaya Kesehatan Lebih Tinggi

Jika membandingkan biaya kesehatan, wanita memerlukan biaya yang lebih tinggi. Laporan National Woman’s Law Center beberapa waktu lalu menunjukkan premi asuransi kesehatan untuk wanita lebih mahal dari pria.

Mahalnya biaya kesehatan wanita akan memberikan beban biaya yang besar ketika mengalami sakit disaat program hamil. Jadi untuk Anda para wanita agar tertolong dari mahalnya biaya kesehatan Anda harus memilih asuransi yang tepat.

Salah satunya adalah Asuransi Axa Mandiri Hospitalife. Dengan asuransi ini Anda tidak perlu khawatir dengan biaya rumah sakit yang tinggi. Jaminan biaya rawat inap sangat lengkap, selain itu rawat jalan dan perawatan khusus ICU ditanggung dengan Asuransi Axa Mandiri Hospitalife.

Keuntungan lebih juga bisa Anda dapatkan apabila mengajukan melalui KreditGoGo. Untuk pengajuan yang disetujui akan ada hadiah menarik spesial dari kami, ayo ajukan sekarang dan raih untung lebih banyak!

Baca Juga :

Fakta : Wanita Rentan Sakit hingga Butuh Biaya Tinggi dibanding Pria

Intip Manfaat Kartu Kredit Untuk Biaya Kesehatan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama