Perbedaan Asuransi Kesehatan dengan Asuransi Jiwa

Mayoritas masyarakat menganggap asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan merupakan produk yang sama, nyatanya keduanya memiliki perbedaan. Apakah sajakah itu?

Banyak orang yang bingung jika ditanya mengenai asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, apakah sudah memiliki keduanya? Mayoritas orang menganggap asuransi jiwa dan asuransi kesehatan satu produk yang sama, memiliki fungsi yang sama.

Namun, pada dasarnya keduanya adalah produk yang berbeda. Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan memiliki sejumlah manfaat yang bisa saling melengkapi. Jika memiliki keduanya Anda akan mendapatkan manfaat asuransi secara maksimal.

Secara umum manfaat asuransi adalah sebagai proteksi berupa uang pertanggungan yang dibayarkan pihak asuransi bila terjadi klaim atas risiko yang ditanggung sesuai dengan perjanjian agar kondisi keuangan tetap stabil jika risiko yang tidak diinginkan menimpa.

Walaupun memiliki manfaat yang sama namun ada perbedaan diantara kedua jenis produk asuransi ini. Mari kita bahas satu persatu, perbedaan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

1. Pengertian Asuransi

Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah sebuah produk asuransi yang memberikan manfaat jaminan keamanan secara finansial kepada pemegang polis, jika yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan (sakit atau kecelakaan). Asuransi kesehatan perlu dimiliki agar biaya kesehatan tidak mengurangi tabungan dan investasi .

Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah produk asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kerugian finansial yang tidak terduga, disebabkan karena meninggalnya seseorang. Jadi yang ditanggung adalah potensi kerugian finansial, karena meninggalnya seseorang.

2. Manfaat yang Diberikan

Asuransi Kesehatan

Manfaat dari asuransi kesehatan adalah memberikan pertanggungan terbatas hanya pada atas risiko tindakan operasi, rawat inap di rumah sakit, rawat jalan, gigi, daily cash dan manfaat kelahiran untuk perempuan.

Jadi sederhananya asuransi kesehatan akan melindungi semua biaya terkait dengan kesehatan, seperti: biaya rumah sakit, dokter, obat, infus dan biaya operasi (disesuaikan dengan ketentuan di polis). Ataupun secara kondisional memberikan manfaat rawat jalan, rawat inap dan perawatan gigi.

Asuransi Jiwa

Proteksi dari asuransi jiwa berguna jika Anda memiliki tanggungan yang akan terpengaruh secara finansial jika Anda meninggal dunia. Jika risiko terjadi, penerima manfaat adalah anggota keluarga yang masih hidup.

Asuransi jiwa ada untuk menyediakan manfaat sepert critical illness (penyakit yang butuh pengobatan yang panjang dan biaya yang tidak terbatas), kecelakaan sehingga meninggal atau cacat tetap total, meninggal dunia dan tabungan masa tua.

3. Prosedur Klaim

Asuransi Kesehatan

Secara garis besar, ada dua jenis prosedur klaim asuransi kesehatan yaitu sistem kartu (cashless) dan sistem penggantian (reimbursement). Untuk sistem kartu perusahaan asuransi langsung melakukan pembayaran kepada pihak rumah sakit. Sehingga Anda tidak perlu membayar uang jaminan dan biaya rumah sakit.

Sedangkan sistem penggantian biasanya Anda akan terlebih dahulu membayarkan biaya berorat. Nanti selanjutnya biaya rumah sakit yang Anda keluarkan akan diganti oleh perusahaan asuransi setelah Anda mengisi formulir dan mengajukan klaim asuransi.

Asuransi Jiwa

Prosedur untuk mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi jiwa, tertanggung atau pihak keluarga (jika tertanggung meninggal dunia) diantaranya adalah:

  1. Pengisian formulir klaim asuransi jiwa.
  2. Menyerahkan polis dan endorsement/addendum polis yang asli.
  3. Menyerahkan surat keterangan dokter yang memberikan keterangan mengenai penyakit kritis, terminal illness, cacat tetap total, atau sebab kematian.
  4. Menyerahkan surat keterangan meninggal dari pamong praja.
  5. Menyerahkan surat keterangan mayat dari rumah sakit atau dinas kesehatan apabila tertanggung sempat dibawa ke rumah sakit.
  6. Menyerahkan Surat keterangan kecelakaan dari polisi jika sebab kematian akibat kecelakaan.

Setelah semua prosedur ini dilakukan, pihak asuransi akan mengecek kelengkapan berkas, dan sebab-sebab lainnya. Jika semuanya sesuai dengan prosedur yang berlaku, maka pihak asuransi akan memberikan manfaat polis asuransi jiwa tertanggung yang meliputi uang pertanggungan dasar, uang pertanggungan tambahan, nilai tunai untuk polis tradisional, dan nilai investasi untuk polis unitlink.

Itulah perbedaan umum antara asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan. Anda dapat memiliki keduanya untuk memaksimalkan fungsi asuransi atau salah satunya, semua tergantung dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: Pertimbangan dalam Memilih Asuransi Kesehatan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama