Belajar Pentingnya Asuransi Kesehatan lewat Film

Terkadang, sebuah film selain menghibur juga dapat memberikan ilmu dan manfaat baru untuk kita. Seperti film-film ini yang mengajarkan pada kita tentang pentingnya asuransi kesehatan.

Melalui pesan-pesan yang tersirat di dalamnya, menyadarkan kita bahwa di saat-saat tersulit dalam hidup, kita memerlukan sebuah jaminan untuk kesehatan. Sehingga, apabila terjadi sesuatu hal yang buruk secara tiba-tiba, kita sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, seperti biaya kesehatan ataupun jenis perlindungan yang bisa kita dapatkan.

Film-film ini bercerita tentang bagaimana seseorang akan merasa menyesal apabila tidak miliki asuransi. Karena kita tahu, semua orang memiliki potensi untuk sama-sama berhadapan dengan risiko kesehatan, kematian, ataupun yang membawa konsekuensi kehilangan penghasilan sehingga membutuhkan dana yang besar secara tiba-tiba.

The Fault in Our Stars (2014)

Film romantis yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini bercerita tentang seorang anak remaja perempuan pengidap kanker dan baru berusia 16 tahun, bernama Hazel Grace Lancester (diperankan oleh Shailene Woodley), yang didesak untuk menghadiri sebuah kelompok pendukung pasien kanker oleh ibunya. Di tempat itulah, Hazel bertemu dan jatuh cinta dengan Augustus Waters (diperankan oleh Ansel Elgort), seorang remaja yang terpaksa untuk mengamputasi kakinya akibat kanker tulang yang dideritanya.

Walaupun kasus pengidap kanker di usia muda seperti Hazel dan Augustus ini jarang ditemui, tetapi film ini menunjukkan bahwa ternyata penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Saat ini, pendaftaran proteksi kanker yang ditawarkan perusahaan asuransi di Indonesia sangat mudah dan menguntungkan.Diantaranya adalah peserta mendapatkan manfaat uang pertanggungan hingga ratusan juta rupiah dan tidak memerlukan pemeriksaan kesehatan.

Killer Joe (2011)

Film kriminal Amerika Serikat ini bercerita tentang seorang pemuda pengedar narkoba usia 22 tahun yang tinggal di Dallas Barat, Texas, bernama Chris Smith (diperankan oleh Emile Hirsch), yang membunuh ibunya untuk mendapatkan uang asuransi dari kematiannya. Memang sedikit agak ekstrem.

Uang sejumlah US$ 50.000 atau sekitar Rp661 juta ini rencananya akan digunakan oleh Chris untuk membayar utangnya. Di dunia nyata, asuransi jiwa semacam ini sudah berlaku secara luas di dunia, baik di negara maju seperti di Amerika Serikat, maupun di negara berkembang seperti di Indonesia.

Bahkan, asuransi semacam ini seringkali memang dijadikan sebagai salah satu bentuk warisan oleh para orangtua, untuk anak-anak mereka. Dengan demikian, para orangtua tidak perlu merasa was-was tentang masa depan anak-anak mereka apabila sesuatu menimpa dirinya tiba-tiba.

Asuransi jiwa merupakan bentuk perlindungan finansial yang diberikan oleh perusahaan asuransi jiwa atas seseorang (pemegang polis) terhadap risiko meninggal dunia. Sehingga, pihak yang ditinggalkan (tertanggung) tetap dapat menerima sejumlah uang tertentu dan uang tersebut bisa digunakan sebagai biaya hidup oleh pewaris.

Asuransi Mandiri Hospitalife misalnya. Asuransi ini merupakan jenis asuransi yang mencakup dua perlindungan sekaligus yaitu asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Tersedia perlindungan kesehatan rawat inap dan rawat jalan. Anda pun akan mendapatkan santunan duka apabila meninggal dunia setelah asuransi berlangsung lebih dari 4 tahun.

Asuransi jiwa adalah bentuk kepedulian dan perlindungan Anda kepada keluarga dan orang-orang yang Anda cintai. Tidak ada salahnya Anda memilikinya sebagai bentuk antisipasi pada hal buruk yang bisa saja terjadi di masa mendatang, terutama bagi Anda yang sudah memiliki tanggungan untuk keluarga.

Gunakan asuransi yang akan menjamin perlindungan untuk Anda dan keluarga di masa-masa sulit nanti. Jangan menunda membeli asuransi. Lakukan dengan segera sebelum terlambat. Anda bisa mengajukan melalui KreditGoGo.com. Untuk pengajuan yang disetujui akan ada hadiah menarik dari kami! 

Baca juga : 

Agar Biaya Rumah Sakit Tak Lagi Mencekik
Asuransi Tepat, Cara Workaholics Antisipasi Penyakit Tropis

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama