Alasan Wanita Wajib Punya Asuransi Kesehatan

Tingginya biaya kesehatan menghantui banyak orang, khususnya bagi wanita, 63% wanita Indonesia tak bisa prediksi biaya kesehatan. Untuk itu wajib memiliki Asuransi Kesehatan yang tepat.

asuransi kesehatan

Kaum wanita cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Seringkali kita memberikan prioritas yang lebih rendah terhadap asuransi dibandingkan dengan tabungan atau deposito.

Padahal, ketika kita terkena musibah sakit, khususnya wanita, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan justru jauh lebih mahal dibandingkan dengan biaya asuransi per bulan nya.

Perbandingan Premi Asuransi dengan Biaya Berobat

Asuransi memang terlihat tidak mendesak, tapi ketika kita sudah dihadapkan pada masalah penyakit, Anda harus bersabar melihat isi tabungan yang terus terkuras dalam waktu singkat.

Katakanlah gangguan penyakit dalam, sekali periksa ke rumah sakit, bisa menghabiskan uang hingga Rp1juta rupiah berikut dengan biaya obat. Atau yang lebih berat lagi adalah ketika terserang tipes dan harus dirawat, bayangkan berapa belas juta yang harus dihabiskan untuk pemulihan selama 1 minggu di rumah sakit.

Sedangkan biaya premi asuransi hitung saja Rp500 ribu per bulan namun ketika Anda sakit keuangan tidak perlu terganggu dengan mahalnya biaya rumah sakit.

Survei membuktikan, bahwa perempuan memiliki risiko yang lebih rentan terhadap penyakit dibanding pria. Oleh karena itu, sebagai perempuan, Anda harus memandang asuransi lebih bijak. Sekarang mari kita lihat alasan kenapa wanita wajib memiliki asuransi kesehatan.

1. Wanita Lebih Rentan Penyakit Kritis

Wanita Lebih Rentan Penyakit Kritis

Poin ini terbukti dari data yang ada di Indonesia. Setiap hari terdapat 40 wanita Indonesia yang dideteksi terkena penyakit kanker serviks. Bahkan 20 di antaranya harus meninggal dunia. Selain itu, data selanjutnya mendapati bahwa 1 dari 8 wanita Indonesia berisiko terjangkit kanker payudara.

Beberapa alasannya adalah karena sering menggunakan toilet umum, pola makan, gaya hidup sampai dengan tingkat stres. Di sinilah peran penting untuk memiliki asuransi kesehatan dalam menjaga dan melindungi pola hidup Anda, agar terhindar dari penyakit-penyakit kritis.

2. Tingkat Stres Lebih Tinggi

Khususnya bagi wanita karir yang setiap hari aktif di lingkungan pekerjaan, sudah tidak dapat dipungkiri kalau tingkat stress akan menjadi lebih tinggi. Tingkat stress yang tinggi ini adalah pemicu munculnya berbagai penyakit yang siap mengintai.

3. Melahirkan

Ini adalah hal dasar yang membedakan wanita dan pria. Wanita, ketika melahirkan, maka akan ada beberapa penyakit kronis yang siap mengintai wanita, seperti kanker payudara, kanker serviks, hingga komplikasi setelah proses melahirkan.

Penting bagi Anda untuk mulai mencari tahu perlindungan asuransi untuk persalinan yang bisa didapatkan dari kantor ataupun dari kantor pasangan. Pelajarilah sejauh mana jangkauan perlindungannya.

4. Tidak Perhatian Terhadap Kesehatan

Hal ini seringkali menyerang para wanita karir. Terlalu asik dengan aktivitas pekerjaan menyebabkan para wanita karir tidak terlalu memperhatikan kesehatannya. Akibarnya penyakit mudah sekali timbul, badan rentan terhadap berbagai serangan virus.

Penyakit seperti flu, demam berdarah sampai tipes bisa saja menyerang Anda yang sibuk dengan pekerjaan. Makanan yang dimakan pun tidak diperhatikan dengan baik karena kesibukan yang sudah menguras waktu Anda.

5. Risiko Kanker Serviks

Data Yayasan Kanker Indonesia (YKI) pada tahun 2013 menyebutkan Kanker Serviks merupakan satu dari 44 penyakit kritis yang rentan menyerang perempuan di Indonesia.Untuk wanita muda dan aktif, risiko kanker serviks lebih rentan terjadi, salah satu akibatnya adalah karena sering menggunakan toilet umum.

Penyakit ini kerap menyerang usia produktif 35-55 tahun. Biaya pengobatan kanker serviks ini sendiri bisa mencapai lebih dari Rp400 juta. Untuk itu penting membiasakan pola hidup sehat serta jaga kebersihan diri sendiri akan semakin meningkatkan daya tahan tubuh Anda terhadap serangan penyakit.

Mahalnya Biaya Kesehatan untuk Wanita

Biaya Kesehatan untuk Wanita

Dari kelima alasan di atas bisa kita lihat bahwa wanita lebih rentan terhadap penyakit dan kebutuhan kesehatan untuk wanita pun membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Peneliti dari National Women's Law Center telah menemukan bahwa perempuan memiliki biaya kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

Hal ini karena perempuan lebih sering mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan ataupun cek kesehatan. Perempuan lebih peduli dengan kesehatannya sejak masih usia produktif, sedangkan laki-laki biasanya setelah berusia 50 tahun atau setelah terkena suatu penyakit seperti sakit jantung atau diabetes.

Perlindungan Tepat untuk Wanita

Sebelum Anda terkena serangan penyakit yang berbahaya dan memicu pengeluaran menjadi leih besar Ada baiknya berikan perlindungan asuransi kesehatan yang tepat. Salah satu asuransi kesehatan yang bisa berperan optimal adalah Asuransi Mandiri Hospitalife.

Ini adalah produk asuransi kesehatan sekaligus asuransi jiwa yang memberikan manfaat optimal untuk Anda. Produk perlindungan jiwa yang diberikan memiliki manfaat terbaik untuk solusi keuangan Anda.

Sebagai wanita karir dengan tingkat kesibukan yang tinggi menjaga kesehatan dengan jaminan yang tepat akan sangat menguntungkan. Apabila kondisi tubuh menurun dan penyakit menyerang, Asuransi Mandiri Hospitalife akan menjamin biaya rawat inap demi pemulihan kesehatan Anda.

Tersedia perlindungan kesehatan rawat inap, rawat jalan dan santunan uang duka apabila pemegang polis meninggal dunia. Bayar premi cukup 4 tahun, pertanggungan hingga 12 tahun. Premi yang Anda bayarkan dapat kembali 100%, inilah keistimewaan dari Asuransi Mandiri Hospitalife.

Jadi, yuk bijak lindungi diri sejak dini dengan perlindungan asuransi yang mencakup semuanya. Lindungi sejak dini dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan Anda.

Baca juga:
Cara Cerdas Memilih Asuransi Kesehatan Sesuai Budget
Klaim Asuransi Kian Mudah Via Ponsel, Proses Lebih Cepat

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama