9 Alasan Kenapa Asuransi Penyakit Kritis Itu Penting

Jika Anda terserang penyakit kritis, berapa biaya yang dikeluarkan? Tentunya tidak sedikit. Berikut adalah 9 alasan kenapa asuransi penyakit kritis itu penting.

Tim Medis

Ada ungkapan ‘Sehat itu Mahal’ untuk itu kesehatan menjadi hal yang paling berharga bagi setiap manusia. Banyak orang yang sakit harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Anda tidak akan pernah menduga bagaimana kondisi kesehatan di masa mendatang. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Untuk itu Anda perlu memikirkan persiapan dana untuk menjaga kesiapan keuangan keluarga apabila salah satu keluarga Anda menderita penyakit terlebih lagi jika orang tersebut mengidap penyakit kritis. Anda dapat mempertimbangkan untuk mencari asuransi penyakit kritis terbaik.

Lalu seberapa penting jenis asuransi ini untuk setiap orang? Sebelum kita menilainya lebih jauh, kenali dulu apa itu asuransi penyakit Kritis.

Apakah Anda sudah mengenal Asuransi Penyakit Kritis?

Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis pada dasarnya adalah bagian dari asuransi kesehatan namun memiliki manfaat tambahan lebih spesifik, yaitu untuk penyakit yang berbahaya, membutuhkan biaya besar dan punya akibat fatal sampai kematian.

Sesuai dengan definisinya, asuransi penyakit kritis hanya memberikan manfaat uang pertanggungan pada nasabah jika telah mengalami penyakit kritis. Biasanya jenis penyakit yang terkait dengan asuransi ini adalah jantung, ginjal dan otak. 

Ada beberapa jenis penyakit kritis yang di akomodir oleh perusahaan asuransi, biasanya sejumlah 18 atau 38 jenis. Salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi adalah Stroke 15,4% kemudian disusul hipertensi, diabetes, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis.

Apakah Persyaratan dan Fungsinya?

Wawancara Medis

Selain mengenal apa itu asuransi penyakit kritis Anda juga harus mengetahui tentang apa saja persyaratan dan fungsinya.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil asuransi jenis ini, yaitu detail jenis penyakit yang dilindungi, polis asurasinya, dan proses klaim asuransi. Biasanya asuransi penyakit kritis memiliki persyaratan khusus sebelum kita bisa mengajukan klaim.

Contoh seperti masa bertahan hidup (ada yang 14 hari, 15 hari, bahkan 30 hari) semenjak terdiagnosa penyakit kritis baru bisa mengajukan klaim. Jadi sebelum Anda mendaftar asuransi cermati kembali hal-hal diatas dan pelajari bagaimana klaim diajukan dan uang penanggungan dicairkan.

Asuransi penyakit kritis (critical illness) memiliki beberapa fungsi, yaitu:

1. Membiayai pengobatan/perawatan penyakit kritis, baik di dalam maupun di luar rumah sakit

2. Mengganti biaya pengobatan/perawatan penyakit kritis

3. Mengganti biaya lain di luar pengobatan/perawatan

4. Mengganti penghasilan yang hilang karena tidak bisa bekerja, yang dijadikan sebagai Dana Pengganti Penghasilan

5. Melindungi dan mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.

6. Membiayai cicilan/utang yang masih ada atau masih belum terlunaskan

7. Mengurangi beban biaya kehidupan sehari-hari keluarga

8. Menambah dana aset keluarga untuk kebutuhan sehari-hari demi masa depan yang lebih jelas

9. Mengganti sebagai dana pendidikan anak ke depan, dikarenakan putusnya dana pendidikan yang sedang disiapkan akibat orang tua yang mengalami penyakit kritis

Seberapa Penting Asuransi Penyakit Kritis?

Premi asuransi

Pentingnya asuransi penyakit kritis disebabkan oleh meningkatnya biaya kesehatan dari tahun ke tahun. Mengutip dari Kompas.com biaya kesehatan di Indonesia meningkat sebanyak 11,5 persen dari tahun 2011 hingga 2012. Kemudian pada 2012 hingga 2013, biaya kesehatan melonjak menjadi 12,5 persen.

Kenaikan biaya kesehatan bahkan melebihi tingkat inflasi. Sedangkan untuk pendapatan hanya naik sekitar 1,5% saja. Jadi dapat disimpulkan jika biaya kesehatan tidak sebanding dengan kenaikan pendapatan masyarakat.

Untuk itu asuransi atau jaminan kesehatan sangat diperlukan. Terlebih lagi untuk beberapa kasus penyakit kritis biaya yang besar sering kali membebani keluarga. Bila si pencari nafkah dalam keluarga meninggal, maka otomatis akan berpengaruh pada pendapatan keluarga.

Asuransi penyakit kritis tidak hanya menanggung biaya pengobatan penderita tetapi juga biaya pendidikan, pengganti penghasilan, bahkan sampai cicilan utang. Dengan menggunakan asuransi maka dapat meringankan beban keluarga.

Jadi seberapa pentingkah asuransi penyakit kritis untuk Anda? semua kembali kepada pribadi masing-masing, yang terpenting adalah cermati dahulu semua persyaratannya sebelum Anda mengajukan.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama