5 Perbedaan Klaim Cashless dan Reimburse Asuransi Kesehatan

Ada dua metode penggantian uang dalam asuransi kesehatan: cashless dan reimburse. Apa beda manfaat keduanya dan pahami cara klaim yang memudahkan Anda saat berobat di rumah sakit.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan memilih asuransi kesehatan, mulai dari jumlah premi, jenis kebutuhan asuransi kesehatan, batasan usia, kredibilitas perusahaan asuransi, hingga sistem klaim yang diberlakukan.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui tata cara penggantian biaya yang diberikan.Perusahaan asuransi menerapkan dua sistem, yaitu cashless dan reimburse

Dari kedua cara tersebut, mana yang kira-kira lebih menguntungkan? Mari kita lihat perbedaannya, sebagai bahan pertimbangan Anda memilih asuransi yang tepat.

Lika-liku Proses Klaim

Sistem cashless jauh lebih sederhana karena Anda hanya perlu menunjukkan kartu asuransi kesehatan milik Anda. Pihak rumah sakit akan mengecek masa aktif kartu atau menggesek layaknya kartu kredit.

Beda kasus dengan sistem reimburse yang harus melalui beberapa proses terlebih dahulu sebelum Anda akhirnya dapat menikmati manfaat dari asuransi kesehatan.

Kemudahan Metode Bayar

Asuransi kesehatan dengan sistem cashless memiliki metode yang lebih simpel. Sebab, Anda tidak lagi harus mengeluarkan biaya apapun untuk memperoleh perawatan dan pengobatan di rumah sakit.

Lain halnya dengan reimburse yang mengharuskan Anda mengeluarkan biaya terlebih dahulu dari kantong sendiri. Selanjutnya, biaya tersebut bisa diklaim dengan menyertakan beberapa dokumen dan kwitansi untuk akhirnya diganti oleh pihak asuransi.

Meski demikian, keduanya sama-sama memiliki batasan plafon manfaat. Contohnya, jika Anda memiliki asuransi kesehatan dengan plafon Rp50 juta, maka total biaya yang Anda keluarkan saat berada di rumah sakit tidak boleh melebihi Rp50 juta. Jika lebih, maka Anda harus menggantinya sendiri.

Pengajuan Ganti Biaya

Dengan sistem cashless, Anda tidak perlu repot mengajukan klaim penggantian karena tidak ada yang perlu diganti. Jika asuransi kesehatan pilihan Anda menerapkan sistem reimburse, Anda harus mengumpulkan beberapa dokumen penting untuk mengajukan klaim.

Misalnya, kwitansi pembayaran rumah sakit saat berobat yang sudah dilegalisir, catatan pemeriksaan, dan surat dokter untuk kemudian Anda ajukan kepada pihak asuransi dan mendapat uang pengganti.

Baca juga: 7 Perbedaan BPJS dan Asuransi Untuk Kesehatan

Namun, tidak berarti sistem reimburse tidak memiliki keuntungan dalam klaim. Asuransi kesehatan sistem ini biasanya bisa mengajukan dobel klaim. Anda bisa melakukan pengajuan kepada pihak asuransi pribadi dan asuransi dari kantor, apabila ada.

Kelebihan dobel klaim ini hanya bisa dilakukan lewat sistem reimburse dan tidak pada cashless. Sebab, dalam cashless pengajuan klaim langsung terjadi saat kartu digesek atau dicek oleh petugas rumah sakit. Dokumennya pun langsung dikirim petugas rumah sakit ke pihak asuransi.

Besar Premi yang Dibayar

Untuk sistem cashless biasanya pihak asuransi akan mematok premi yang lebih tinggi dibanding dengan reimburse. Sebab, layanannya dinilai lebih fleksibel dan praktis.

Plafon manfaat yang ditawarkan juga lebih tinggi dibanding sistem reimburse. Jika rata-rata premi asuransi kesehatan dengan sistem reimburse berkisar hingga Rp1 juta, maka premi asuransi kesehatan cashless bisa dua kali lipat besarannya.

Pilihan Rumah Sakit

Sistem reimburse unggul dalam jumlah rekanan rumah sakit yang lebih luas dan lebih banyak dibandingkan sistem cashless. Tidak semua rumah sakit bekerja sama dengan sistem asuransi cashless.

Sistem pembayaran reimburse yang bayar lebih dulu dengan uang pribadi Anda membuat pengobatan bisa dilakukan di rumah sakit manapun.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Asuransi Kesehatan

Saat dalam situasi darurat atau sedang berada di luar daerah, sistem cashless sedikit merepotkan karena harus mencari rekanan rumah sakit yang bisa menerima kartu asuransi kesehatan Anda.

Pilih Manfaat yang Lebih

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya Anda bisa menyimpulkan kedua sistem tersebut memiliki poin plusdan minus. Namun, jika Anda ingin menikmati kedua sistem tersebut, Anda bisa membeli asuransi kesehatan yang menggunakan double sistem klaim, yakni cashless dan reimburse seperti produk asuransi kesehatan yang dimiliki Simasnet Sehat Gold.

Double sistem klaim ini adalah cara mudah agar Anda tidak bingung lagi menentukan pilihan jenis pertanggungan klaim. Saat Anda ingin melakukan double klaim, Anda bisa menggunakan sistem reimburse.

Jika Anda sedang dalam keadaan terdesak dan harus segera dirawat atau ditangani oleh dokter, maka Anda bisa menggunakan sistem cashless. Premi tahunan yang dibayarkan juga cukup ringan dan dapat diangsur per bulan dengan kartu kredit.

Baca juga: Pilih Asuransi Kesehatan dengan 5 Pertimbangan Ini

Apapun pilihan Anda, jangan lupa untuk selalu menyesuaikan asuransi kesehatan pilihan sesuai dengan kondisi keuangan dan penghasilan. Asuransi kesehatan tidak termasuk kebutuhan primer, walaupun manfaatnya bisa meringankan biaya kesehatan Anda. Oleh karena itu, pilihlah premi pembayaran asuransi yang tidak memberatkan biaya bulanan.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama